ACEH UTARA, – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merilis data operasi pencarian berhasil kembali menemukan korban meninggal dunia pada Rabu .Tercatat total ada 166 korban jiwa meninggal dunia akibat banjir di Kabupaten Aceh Utara.Sedangkan korban mengalami luka-luka mencapai 2.015 orang. Jumlah itu gabungan antara pasien dirawat di rumah sakit dan bertahan di lokasi pengungsian.Sedangkan jumlah rumah hilang menjadi 1.219 unit, rusak berat 16.793, rusak sedang 6.134 unit dan rusak ringan 15.126 unit.Baca juga: Pertamina Patra Niaga Kirim 360 Ton Elpiji Lewat Laut ke Banda Aceh“Sedangkan rumah terendam 117.291 unit,” sebut Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil.Pria akrab disapa Ayahwa ini mengintruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Aceh Utara untuk memperdetail jenis kerusakan yang dialami korban banjir.Sehingga data yang dimiliki pemerintah daerah sangat detail dan ketika kebijakan bantuan dari pemerintah pusat diberikan, tidak ada korban banjir yang dirugikan.Baca juga: 103 Titik Longsor di Aceh Belum Ditangani“Saya sudah perintahkan semua OPD data sedetail-detailnya, kerusakan rumah, fasilitas umum, korban jiwa dan lain sebagainya. Jangan sampai ada korban banjir ketinggalan dari pendataan, itu merugikan rakyat,” katanya.Secara berkala sambung Ayahwa, posko utama setiap hari mengupdate informasi tentang banjir Aceh Utara."Jadi akan ada pengecekan lapangan dari seluruh data, maka datanya akan berubah, namanya data sementara. Kita perbaharui terus menerus,” pungkasnya.Hingga hari ini, sebanyak 71.637 pengungsi korban banjir bertahan di 226 titik pengungsian.Baca juga: Bantuan dari Luar Negeri Berdatangan, Warga Aceh Menanti Akses Bantuan Lebih Luas“Kalau bahan pangan kita sudah cukup untuk beberapa hari ke depan, secara berkala kita kirim ke posko kecamatan seterusnya ke desa secara berjenjang,” sebut Ayahwa.Selain itu, sebanyak 1.111 orang. Selain itu, 163 orang dilaporkan meninggal dunia, dan enam orang masih dalam pencarian.Kerusakan lainnya 12 daerah irigasi mengalami kerusakan, sementara delapan daerah irigasi tersier juga rusak diterjang banjir.Seluas 14.509 hektar sawah kini dipenuhi lumpur sisa banjir setinggi satu hingga dua meter dan tidak bisa digunakan lagi.
(prf/ega)
Update Data Banjir Aceh Utara, Korban Meninggal 166 Orang, Ribuan Rumah Rusak Berat
2026-01-12 06:13:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:50
| 2026-01-12 05:39
| 2026-01-12 05:14
| 2026-01-12 04:40
| 2026-01-12 03:51










































