PHK Massal, Produsen Ban Michelin Pilih Ikuti Hukum

2026-01-13 13:26:08
PHK Massal, Produsen Ban Michelin Pilih Ikuti Hukum
JAKARTA, - Pihak PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), produsen ban Michelin, menyatakan tengah melakukan penyesuaian proses pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai aturan yang berlaku.Adapun ratusan karyawan PT MASA saat ini sedang dibayangi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.“Perusahaan tengah melakukan proses penyesuaian yang dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Corporate Communication Manager Michelin Indonesia Monika Rensina saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam.Baca juga: Serikat Pekerja Sebut 84 Buruh Pabrik Ban di Cikarang Sudah Dapat Surat PHKMonika mengatakan, pihaknya membuka ruang dialog dengan serikat pekerja dan perwakilan karyawan.Melalui dialog itu, hubungan industrial antara perusahaan dengan pekerja diharapkan bisa tetap terjaga, harmonis, dan memberi solusi bagi semua pihak.“Kami tetap membuka ruang dialog dengan serikat pekerja dan perwakilan karyawan,” kata Monika.Ia menuturkan, pihak perusahaan menghormati hak pekerja PT MASA dalam menyampaikan keberatan mereka.Pada saat yang bersamaan, pihaknya berkomitmen menjaga dialog itu berlangsung damai, terbuka, dan membangun.Menurutnya, saat ini perusahaan sedang melakukan proses penyesuaian dengan aturan hukum yang berlaku.Produsen ban Michelin asal Prancis itu juga membangun komunikasi secara langsung dan personal dengan karyawan yang terdampak PHK. “Melalui pemberian paket kompensasi yang kompetitif, serta akses terhadap berbagai sumber daya untuk membantu mereka dalam menjalani langkah berikutnya,” kata dia.Monika juga menyatakan, PT MASA telah menampung masukan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang datang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) setelah mendengar kabar PHK massal.Menurutnya, berbagai masukan dari Dasco telah ditampung perusahaan.“Kami sangat menghargai perhatian dan masukan yang disampaikan oleh Bapak Wakil Ketua DPR RI,” tutur Monika.Sebelumnya, Dasco, Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, dan sejumlah jajaran Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Tenaga Kerja DPR RI melakukan sidak ke PT MASA.Mereka datang untuk merespons kabar PHK massal sepihak dari perusahaan asal Prancis tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-01-13 12:17