SOLO, - Menjelang musim liburan, banyak masyarakat Indonesia melakukan perjalanan jarak jauh dan memilih beristirahat di dalam mobil untuk memulihkan stamina.Namun, kebiasaan beristirahat atau tidur di dalam kabin mobil bukan tanpa risiko, terlebih jika dilakukan saat AC dalam kondisi menyala.Tanpa sirkulasi udara yang baik dan prosedur keselamatan yang benar, kondisi ini dapat memicu gangguan kesehatan hingga membahayakan keselamatan penumpang.Baca juga: Harga Tiket Bus Sleeper Jakarta-Semarang, Banyak PilihanFoto: The Conversation Tidur di mobilTraining Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, AC mobil mengandung Clore Flore Carbon (CFC) yang dalam jangka panjang, ditambah kurangnya perawatan, dapat memicu keracunan ringan seperti pusing dan mual.Sementara, ada risiko kematian yang biasanya terjadi akibat gas CO yang masuk ke kabin, terutama pada mobil berumur atau berhenti lama.Maka dari itu, untuk menjaga keamanan dan keselamatan saat beristirahat di dalam mobil, ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan.“Untuk menjaga keselamatan, usahakan tidak tidur di kabin mobil atau boleh asal mesin dalam kondisi mati,” ucapnya kepada Kompas.com, Minggu .Baca juga: Tanpa Tarif, Ini Ruas Jalan Tol Fungsional yang Dibuka saat NataruJika cuaca terasa panas dan membuat kabin mobil pengap, penggunaan AC masih diperbolehkan saat beristirahat, namun harus disertai dengan langkah pengamanan yang tepat.“Lebih bagus lagi jika ada yang jaga di luar kabin da bergantian setiap satu jam,” ucapnya.Dengan memahami risiko serta menerapkan langkah-langkah keselamatan yang tepat, pengendara dan penumpang dapat beristirahat di dalam mobil dengan lebih aman selama perjalanan jarak jauh.
(prf/ega)
Jangan Abaikan Keselamatan, Ini Tips Tidur Aman di Mobil Menurut Ahli
2026-01-12 05:18:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:48
| 2026-01-12 05:26
| 2026-01-12 05:17
| 2026-01-12 04:02
| 2026-01-12 03:45










































