China Investasi Rp 36,4 Triliun di Kawasan Industri Batang

2026-01-12 05:18:59
China Investasi Rp 36,4 Triliun di Kawasan Industri Batang
JAKARTA, - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan hasil kerja sama dengan China melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait investasi proyek industri strategis senilai Rp 36,4 triliun.Airlangga mengatakan, seluruh proyek investasi akan ditempatkan di Kawasan Industri Batang yang telah diresmikan sebelumnya.Hal tersebut disampaikan Airlangga usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis .“Proyek itu antara lain terkait dengan proyek baja 1 juta ton, kemudian pengolahan daging dan produk kelautan, perdagangan nikel iron, proyek R&D tekstil dan high end, serta terkait dengan batu bara. Selain itu, ada kerja sama bahan baku terkait dengan tekstil, proyek kerja sama industri teh dan melati, serta direct sourcing terkait dengan produk pertanian, termasuk kelapa dan durian,” ujar Airlangga.Baca juga: Prabowo Minta 88,7 Juta Rumah Tangga Buka Rekening BankAirlangga mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi melalui percepatan realisasi belanja negara pada akhir tahun 2025, termasuk program prioritas nasional untuk mendukung target pembangunan sektor sosial dan infrastruktur dasar.“Terkait dengan akselerasi belanja, sampai hari ini, kementerian dan lembaga besar sudah mencapai sekitar 70 persen, dan diharapkan pada akhir tahun bisa mencapai 95 persen. Termasuk program-program unggulan Bapak Presiden, seperti MBG, Sekolah Rakyat, cek kesehatan gratis, dan listrik perdesaan yang juga terus akan diakselerasi,” ujar Airlangga.Airlangga memaparkan laporan mengenai kebijakan diskon transportasi publik yang telah diumumkan pemerintah jelang periode libur akhir tahun, termasuk perjalanan darat, melalui pelabuhan, dan sektor penerbangan.“Berbagai diskon yang sudah diumumkan, yaitu diskon kereta api sebesar 30 persen untuk periode 22 Desember sampai 10 Januari, dengan target 1 juta 509 orang. Kemudian, diskon tarif angkutan laut sebesar 20 persen untuk periode 17 Desember-10 Januari, dengan target 405.881 penumpang,” ujar dia."Diskon tiket pesawat sebesar 13 sampai 14 persen untuk periode 22 Desember sampai 10 Januari, dengan target 3,5 juta penumpang, serta diskon tarif tol sebesar 10-20 persen," sambung Airlangga.Baca juga: Prabowo Beri Batik-Miniatur Rumah Adat, Ratu Belanda Hadiahi Bobby BonekaSelanjutnya, Airlangga menyampaikan bahwa rangkaian stimulus tersebut diharapkan dapat meningkatkan belanja masyarakat pada awal tahun.Airlangga pun menjelaskan beberapa agenda belanja nasional yang masuk dalam proyeksi tersebut.“Dari program belanja itu, diharapkan spending masyarakat pada bulan Januari mencapai Rp 116 triliun. Rp 116 triliun itu terdiri dari hari belanja nasional yaitu 10-16 Desember, dengan transaksi yang diperkirakan mencapai Rp 33-34 triliun. Belanja di Indonesia saja targetnya bisa mencapai 30 triliun dengan periode 18 Desember-4 Januari, kemudian epic sale di minimarket pada 1-31 Desember dengan target transaksi Rp 56 triliun," ujar dia.


(prf/ega)