OJK Segera Naikkan Batas "Free Float" Saham jadi 10 Persen

2026-02-02 07:17:56
OJK Segera Naikkan Batas
BADUNG, - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana untuk meningkatkan batasan free float atau jumlah saham yang dapat diperdagangkan oleh publik.Kepala Eksekutif Pasar Modal, Derivatif Keuangan dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya bersama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan kajian mendalam terkait kenaikan batas free float ini."Ini sudah menjadi kajian kami yang sangat serius dan mudah-mudahan dapat kami terapkan dalam waktu dekat," kata dia dalam Media Gathering Pasar Modal, Sabtu .Baca juga: Menakar Pengaruh Hasil Kocok Ulang dan Aturan Free Float MSCI pada Pasar Modal RISHUTTERSTOCK/FEYLITE Ilustrasi saham. BREN dan BRMS masuk MSCI IndexIa menambahkan, saat ini pasar modal menetapkan batasan free float sebanyak 7,5 persen. Realisasi tersebut saat ini masih berada di bawah rata-rata free float regional.Meskipun menghadapi berbagai tantangan, batasan minimum free float ini perlu untuk ditingkatkan."Mungkin target kami memang 25 persen, tetapi tidak mungkin kami langsung ke 25 persen karena konsekuensinya," imbuh dia.Dalam waktu dekat, Inarno bilang akan menaikkan batasan minimum free float saham di pasar modal menjadi 10 persen.Baca juga: BEI Bakal Kirim Surat Keberatan ke MSCI soal Metode Penghitungan Free Float SahamSelain itu, ke depannya, perusahaan yang akan melaksanakan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) juga diharapkan dapat memenuhi minimal free float sebesar 10 persen.Harapannya, kenaikan ini dapat terus bertumbuh ke level 15 persen dan pada akhirnya memenuhi target di 25 persen.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 05:49