Dulu Dijarah, Rumah Ahmad Sahroni Kini Rata dengan Tanah

2026-01-11 22:28:50
Dulu Dijarah, Rumah Ahmad Sahroni Kini Rata dengan Tanah
JAKARTA, – Rumah milik anggota DPR nonaktif, Ahmad Sahroni, di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kini dibongkar dan rata dengan tanah.Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Jumat , dua ekskavator kuning sibuk bekerja di atas lahan rumah Sahroni yang sempat dijarah massa pada akhir Agustus 2025 lalu.Tumpukan sisa material seperti campuran kayu, besi, bebatuan, hingga potongan pipa paralon yang tersisa dari struktur rumah berserakan di atas lahan tersebut.Sesekali, debu beterbangan ketika ekskavator mengangkat puing dan menumpuknya ke truk-truk yang bersiap membawa bongkaran.Baca juga: Rumah Sahroni Tinggal Puing, Jejak Luka Penjarahan Mengiringi PembongkaranBeberapa pekerjamengenakan baju partai berwarna biru dengan tulisan nama Ahmad Sahroni.Mereka bergerak terkoordinasi, memanggul batu bata putih dari ujung Jalan Swasembada Timur XXII menuju area depan rumah.Saat empat truk tiba untuk mengangkut puing, seorang pekerja memberi aba-aba kepada rekan-rekannya."Awas mobil mau masuk. Parkir paralel saja," kata pekerja itu.Baca juga: Rumah Ahmad Sahroni Dibongkar Usai PenjarahanDi sisi lain, sejumlah pekerja menyiramkan air menggunakan selang untuk menekan debu agar tidak menyebar ke jalan sekitar.Di depan lokasi pembongkaran, lahan kosong dimanfaatkan untuk menata berbagai barang sisa, mulai dari potongan besi, kayu, hingga deretan tabung oksigen yang disusun rapi.Abdullah, salah satu pekerja di lokasi, menyampaikan bahwa proses pembongkaran telah dimulai sejak Senin ."Mulai dari tanggal 10," ungkapnya.Baca juga: Dulu Dikenal Jadi Sopir, Apa Bisnis Ahmad Sahroni hingga Pengusaha Sukses?Ia  tidak mengetahui kondisi rumah sebelum proses pembongkaran berlangsung karena bangunan sudah dalam keadaan kosong ketika mulai bekerja."Saya masuk ke sini udah tinggal apa itu, beton aja. Udah enggak ada (barang)," kata Abdullah.Ahmad Sahroni sendiri kembali muncul ke publik setelah sempat menghilang pascaperistiwa penjarahan rumahnya pada akhir Agustus lalu.


(prf/ega)