Melihat Suasana Gereja Katedral Jakarta Jelang Misa Natal Pontifikal 2025...

2026-01-14 20:24:53
Melihat Suasana Gereja Katedral Jakarta Jelang Misa Natal Pontifikal 2025...
JAKARTA, - Jemaat Gereja Katedral Jakarta mulai memadati area gereja sejak Kamis pagi untuk mengikuti rangkaian Misa Natal Pontifikal.Arus kedatangan jemaat terlihat sejak pukul 06.30 WIB, seiring dibukanya pintu dua dan pintu enam oleh panitia lebih awal.Pantauan Kompas.com di lokasi, suasana di sekitar Gereja Katedral pada pagi hari masih relatif lengang.Meski demikian, satu per satu jemaat tampak berdatangan dengan tertib.Baca juga: 94 Polisi Dikerahkan Jaga Perayaan Natal 2025 di Gereja Katedral JakartaSebagian jemaat berjalan kaki menuju area gereja, datang bersama keluarga, mengenakan pakaian rapi bernuansa gelap maupun terang, sambil membawa tas kecil atau barang bawaan pribadi.Seorang petugas keamanan Gereja Katedral mengatakan, pada pagi hari panitia baru membuka dua pintu masuk untuk mengatur arus jemaat yang datang lebih awal.“Untuk sementara baru pintu dua dan pintu enam yang dibuka. Nanti kalau jemaat sudah semakin banyak, pintu lainnya akan menyusul dibuka,” ujar seorang satpam di lokasi, Kamis pagi.Di sepanjang trotoar sisi kiri Jalan Katedral, panitia telah memasang tenda berwarna putih dan abu-abu yang memanjang sebagai jalur antrean jemaat.Baca juga: Ini Rangkaian Kegiatan Perayaan Natal 2025 di Gereja Katedral JakartaTenda tersebut dilengkapi pencahayaan lampu bohlam putih yang telah menyala, meski sinar matahari pagi mulai terang.Jalur antrean juga dilengkapi pembatas pita kuning-hitam guna menjaga alur masuk jemaat tetap teratur.Sebelum jemaat memasuki area gereja, tas dan barang bawaan mereka diperiksa satu per satu dengan cermat oleh panitia keamanan.Proses pemeriksaan berlangsung cepat sehingga antrean tidak menumpuk.Baca juga: Lokasi Parkir di Gereja Katedral Jakarta dalam Perayaan Natal 2025Memasuki area dalam kompleks gereja, panitia juga menyiapkan dua area tenda besar berwarna putih yang difungsikan sebagai ruang ibadah area luar gereja.Di bawah tenda tersebut, ratusan kursi berwarna merah tersusun rapi menghadap altar tambahan.Sejumlah kursi mulai terisi oleh jemaat yang datang lebih awal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-14 20:36