KARANGANYAR, - Meninggalnya dua peserta dalam event lari Siksorogo Lawu Ultra 2025 pada Minggu mengejutkan panitia.Kejadian tersebut terjadi pada kategori fun run, yang diharapkan lebih aman dibandingkan kategori ekstrem."Dua kejadian ini di luar ekspektasi kami. Sebab ini yang fun run, bukan yang ekstremnya," ujar Ketua Panitia Siksorogo Lawu Ultra 2025, Brilianto, pada Senin .Baca juga: Dari Kram hingga Ambruk, Detik-Detik Gugurnya Dua Pelari di Siksorogo Lawu Ultra 2025Korban diketahui bernama Sigit Purnomo (45) dan Pujo Buntoro (55).Keduanya meninggal saat mengikuti kategori 15 Km.Sigit mengalami serangan jantung saat melewati Km 12, sementara Pujo meninggal karena sesak napas saat melewati Km 8."Yang ultra itu 120 km dan 80 km di hari Jumat sudah selesai. Sudah aman, malah yang terjadi di fun run. Hanya satu yang 120 km kena hipotermia, tapi sudah tertangani," jelas Brilianto.Direktur Acara, Rahmat Septiyanto, menjelaskan bahwa ada perubahan rute dalam pelaksanaan Siksorogo tahun ini.Rute yang digunakan tahun lalu tidak dapat dipakai karena longsor."Rute tahun sebelumnya ada yang longsor. Maka kami alihkan ke rute yang lebih aman meskipun itu sedikit agak lebih tinggi," bebernya.Septiyanto memastikan akan melakukan evaluasi setelah kejadian ini.Baca juga: Kronologi Meninggalnya Sigit Joko Poernomo, Pelari Berpengalaman di Siksorogo Ultra 2025Ia menambahkan bahwa jumlah tenaga medis dan tim evakuasi akan ditingkatkan ke depannya."Karena tahun ini sebenarnya kami sudah banyak sekali. Kebetulan pesertanya lebih banyak," tutupnya.Sebelumnya dilaporkan, korban pertama, Sigit, pingsan sekitar pukul 10.44 WIB saat melewati Bukit Cemoro Mitis (Km 12).Petugas PMI dan Marsal yang dikerahkan untuk memberikan pertolongan tidak dapat menyelamatkan nyawanya."Korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Evakuasi korban ke RSUD Kabupaten Karanganyar berhasil dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB," jelas PS Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Mulyadi.Baca juga: Cerita Dramatis Meninggalnya Pujo Saat Lari di Siksorogo 2025Korban kedua, Pujo Buntoro, dilaporkan terkapar di Bukit Cemoro Wayang (Km 8) sekitar 11 menit setelah insiden pertama, atau sekitar pukul 10.55 WIB.Pujo mengalami gangguan sesak napas saat berlari dan diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru."Sama seperti kasus pertama, petugas yang tiba di lokasi menemukan korban sudah meninggal dunia. Evakuasi oleh tim relawan Siksorogo Lawu Ultra berhasil dilakukan lebih lanjut, dan korban dibawa ke RSUD Kabupaten Karanganyar sekitar pukul 15.30 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut," beber Kasihumas.
(prf/ega)
2 Orang Meninggal Saat Fun Run Siksorogo, Panita: Di Luat Ekspektasi
2026-01-12 07:19:06
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 19:16
| 2026-01-12 17:49
| 2026-01-12 17:25
| 2026-01-12 17:01










































