Minyak Kayu Putih Dicampur Pertalite Bikin Irit BBM? Ini Penjelasan Ahli

2026-01-11 23:47:37
Minyak Kayu Putih Dicampur Pertalite Bikin Irit BBM? Ini Penjelasan Ahli
SOLO, - Guna menghemat penggunaan Pertalite, sejumlah pengendara mencoba berbagai cara yang diyakini dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar.Salah satu anggapan yang beredar adalah mencampurkan minyak kayu putih ke dalam Pertalite demi membuat konsumsi BBM menjadi lebih irit.Namun, apakah benar mencampurkan minyak kayu putih ke dalam Pertalite bisa membuat konsumsi BBM lebih irit?Baca juga: MG Lebarkan Sayap ke Pontianak, Resmikan Diler BaruMenjawab hal tersebut, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Jayan Sentanuhady mengatakan, cara umum untuk meningkatkan performa mesin atau menghemat bahan bakar adalah dengan memperbaiki mixing, campuran udara di bahan bakar.DOK. Pertamina Terlhat nozzel untuk bahan bakar minyak (BBM) Pertamax, Pertalite, Bio Solar dan Pertamina Dex di salah satu SPBU Pertamina."Nah biasanya caranya kalau dari sisi fisik itu dengan memperkuat tekanan injeksi terus nozzle-nya diperkecil. Kalau dari sisi kimianya, sisi bahan bakarnya, itu bisa diperbaiki dengan menambahkan surfaktan," kata Jayan kepada Kompas.com, belum lama ini.Menurut Jayan, penggunaan minyak kayu putih sebagai campuran Pertalite sebenarnya berkaitan dengan prinsip kerja surfaktan, yaitu cairan yang mampu memperbaiki karakter fisik proses injeksi seperti menurunkan tegangan permukaan serta viskositas, sehingga secara teori penelitian tersebut tidak sepenuhnya keliru."Menurut saya penelitian ini enggak ada yang keliru. Penelitian ini sah-sah saja karena dia meneliti. Cuma masyarakat jangan terlalu gegabah menanggapi penelitian ini," ucapnya.Meski begitu, Jayan menegaskan, bahwa pencampuran minyak kayu putih dengan Pertalite masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui efeknya terhadap mesin.Baca juga: BMW Indonesia Resmikan Diler Integrasi BMW–MINI Pertama di BekasiMaka dari itu, ia menyarankan masyarakat tetap mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan mengenai jenis BBM yang seharusnya digunakan."Saya enggak tahu aman atau tidak. Tapi kita kembali ke rekomendasi pabrikan saja. Kalau saran saya, masyarakat itu jangan melakukan tindakan-tindakan yang tidak direkomendasikan oleh pabrikan," kata Jayan."Karena pabrikan itu kan sudah melakukan penelitian lama. Efeknya itu kan bukan hanya efek saat ini 'Oh performanya meningkat' tapi efek jangka panjangnya kan enggak tahu," lanjutnya.Dengan mempertimbangkan berbagai risiko dan belum adanya bukti ilmiah yang kuat, mencampurkan minyak kayu putih ke dalam Pertalite sebaiknya tidak dilakukan.Pengendara tetap disarankan mengikuti rekomendasi pabrikan agar performa mesin tetap optimal dan kendaraan aman digunakan dalam jangka panjang.


(prf/ega)