Aturan Bea Keluar Emas Berlaku, Bagaimana Dampaknya ke Saham?

2026-01-15 02:12:19
Aturan Bea Keluar Emas Berlaku, Bagaimana Dampaknya ke Saham?
-Aturan pungutan bea keluar ekspor emas mulai berlaku. Kebijakan ini langsung menyentuh kinerja emiten tambang emas dan memicu pertanyaan investor, saham mana yang layak dibeli dan mana yang perlu diwaspadai.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan bea keluar emas melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 80 Tahun 2025. Aturan tersebut berlaku efektif mulai 23 Desember 2025, setelah ditetapkan pada 17 November 2025.Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung hilirisasi mineral emas di dalam negeri, sekaligus tetap menjaga keberlanjutan usaha pertambangan. Skema tarif bea keluar ditentukan berdasarkan Harga Referensi emas yang ditetapkan Menteri Perdagangan serta jenis emas yang diekspor.Baca juga: Harapan Santa Claus Rally di Wall Street Diuji, Saham AS Masih Bergejolak Jelang Tutup TahunDalam Pasal 3 PMK 80/2025, tarif bea keluar ditetapkan sebesar 7,5 persen hingga 12,5 persen apabila harga referensi berada di kisaran 2.800 dolar Amerika Serikat hingga di bawah 3.200 dolar AS per troy ounce. Tarif meningkat menjadi 10 persen hingga 15 persen apabila harga referensi mencapai 3.200 dolar AS per troy ounce atau lebih.Managing Director Research and Digital Production Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su, menilai kebijakan ini berpotensi memengaruhi profitabilitas emiten penyuplai emas, seperti PT United Tractors Tbk, PT Bumi Resources Minerals Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk.Menurut Harry, dampak paling besar berpotensi dirasakan J Resources Asia Pasifik karena seluruh penjualan emas perseroan ditujukan ke pasar ekspor. Tekanan bea keluar akan langsung memotong margin laba perusahaan.Sebaliknya, dampak terhadap United Tractors dinilai lebih terbatas. Diversifikasi bisnis menjadi penyangga utama, mengingat emas bukan satu-satunya sumber pendapatan perseroan.Bumi Resources Minerals diperkirakan relatif aman. Seluruh penjualan emas dilakukan di pasar domestik, sehingga tidak terpapar langsung pungutan bea keluar.Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 22 Desember 2025, Cek RinciannyaAneka Tambang justru berpeluang mendapat sentimen positif. Kebijakan ini berpotensi meningkatkan pasokan emas di dalam negeri dan membuka ruang kerja sama baru sebagai pembeli emas domestik, termasuk menggantikan peran Freeport.Tim analis JP Morgan Sekuritas Indonesia yang terdiri dari Henry Wibowo, Arnanto Januri, dan Steven Suntoso menilai kebijakan bea keluar emas dapat mendorong perubahan strategi penjualan emiten.Untuk United Tractors, mereka memproyeksikan pergeseran penjualan dari ekspor ke pasar domestik, dengan Aneka Tambang sebagai pembeli utama. Harga jual domestik memang 1 persen hingga 2 persen lebih rendah, tetapi langkah ini dapat menghindari bea keluar. Saat ini, sekitar 80 persen hingga 90 persen penjualan emas United Tractors masih bergantung pada ekspor.Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai bea keluar emas berpotensi menekan margin laba emiten berorientasi ekspor. Namun tekanan tersebut berpeluang tertutup oleh tren kenaikan harga emas global.“Emas tetap menjadi aset safe haven, sehingga emiten berpotensi memperoleh manfaat dari kenaikan average selling price (ASP),” ujar Nafan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-01-15 01:52