Aliran Sungai Terputus dan Masuk Tanah di Sumatera Barat, Ini Penjelasan Ahli UGM

2026-01-11 21:58:59
Aliran Sungai Terputus dan Masuk Tanah di Sumatera Barat, Ini Penjelasan Ahli UGM
- Fenomena aliran sungai terputus di Jorong Gantiang, Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menjadi sorotan publik.Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, air yang mengalir deras tiba-tiba masuk ke dalam tanah dan hilang.Di bagian hilir, sungai tampak kering. Tak diketahui pula ke mana arah aliran sungai yang terputus itu.Fenomena ini terjadi pascabencana hidrometeorologi berupa banjir yang terjadi di Sumatera Barat.Hal ini menambah kekhawatiran warga sekitar. Lantas, apa penyebab aliran sungai di Sumbar terputus?Baca juga: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Bencana Sumatera? Ini Kata Pakar Lingkungan UIDosen Teknik Geologi UGM, Doni Prakasa Eka Putra mengatakan, fenomena aliran sungai mendadak hilang atau terputus lalu masuk ke dalam tanah adalah fenomena yang umum terjadi."Fenomena seperti ini umum terjadi di sistem geomorfologi karst," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa .Geomorfologi karst adalah studi tentang bentuk lahan dan proses pembentukannya yang terjadi akibat pelarutan batuan mudah larut, seperti batu gamping.Bentuk lahan ini menghasilkan fitur khas seperti gua, sungai bawah tanah, stalaktit, dan stalagmit.Rongga di bentuk lahan tersebut berpotensi dilalui oleh air, termasuk air sungai yang mengalir.Dengan kata lain, air sungai masuk ke dalam rongga-rongga tanah sehingga seolah-olah menghilang."Bentang alam karst sendiri adalah bentang alam unik yang terbentuk dari pelarutan batuan mudah larut, seperti batu gamping atau dolomit oleh air yang menghasilkan fitur khas seperti gua, sungai bawah tanah, dolina (cekungan tertutup), dan bukit-bukit karst, dengan drainase (sungai) permukaan yang jarang karena air lebih banyak menyusup ke bawah tanah (dan membentuk sungai bawah tanah)," jelasnya.Menurut Doni, secara geologi sungai di sekitar Jorong Gantiang, Nagari Singgalang, Sumatera Barat memang tersusun atas batu gamping dan morfologi karst."Oleh karena itu, wajar jika fenomena aliran sungai hilang itu terjadi," ucapnya.Selain bentang alam karst, penyebab aliran sungai tiba-tiba terputus dan hilang adalah deforestasi.


(prf/ega)