Guru SD Asal Tegal Tewas Saat Nyambi Sopir Taksi Online, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

2026-01-12 06:06:51
Guru SD Asal Tegal Tewas Saat Nyambi Sopir Taksi Online, Polisi Tunggu Hasil Otopsi
BREBES, - Pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi jenazah Kusyanto (46), seorang guru Sekolah Dasar (SD) yang juga bekerja sebagai pengemudi taksi online, yang ditemukan tergeletak di hutan jati Songgom, Brebes, Jawa Tengah, pada Senin .Jasad Kusyanto, yang diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan, telah melalui proses otopsi yang dilakukan oleh Tim Labfor Polda Jateng bersama tim dari RSUD Brebes.Kepala Seksi Humas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, menyatakan bahwa meskipun ditemukan luka memar di bagian belakang kepala korban, penyebab pasti kematiannya belum dapat diungkapkan.Baca juga: Nasib Guru SD di Tegal, Tewas Dirampok Saat Cari Rezeki Tambahan sebagai Sopir Taksi Online"Saat ini kami menunggu hasil otopsi karena kemarin sore sudah dilakukan otopsi dan masih nunggu hasilnya. Kalau luka memang ada titik memar, tapi untuk penyebab kematian sendiri masih harus menunggu hasil otopsi," kata Indra kepada wartawan pada Selasa .Indra menambahkan bahwa proses hukum kasus ini telah meningkat dari status penyelidikan menjadi penyidikan."Saat ini sudah naik ke tahap penyidikan," imbuhnya.Sebelumnya, jasad pria tersebut ditemukan di kawasan hutan lindung milik Perhutani KPH Balapulang di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes.Identitasnya kemudian terungkap sebagai Kusyanto, yang berasal dari Tegal.Kusyanto dikenal sebagai guru SD sekaligus pengemudi taksi online di Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Songgom, Ipda Mashudi, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban diduga dibunuh.Baca juga: Bantuan Sembako, Kasur Lipat, dan Ambulans Tegal Tiba di Lokasi Longsor Cilacap dan Banjarnegara"Sepertinya dibunuh. Ada bekas luka memar di belakang kepala," kata Mashudi saat dikonfirmasi wartawan pada Senin.Penemuan jasad pertama kali dilaporkan oleh warga setempat, Ahmad Sobari alias Baron (42), sekitar pukul 09.00 WIB.Sebelum penemuan jasad, Baron menyebutkan bahwa ada warga yang melihat sebuah mobil warna abu-abu masuk ke kawasan hutan jati menuju bekas tempat penimbunan kayu (TPK) pada malam sebelumnya, Minggu ."Ada warga melihat mobil warna abu-abu masuk kawasan hutan dengan kecepatan tinggi menuju bekas TPK Songgom. Kejadiannya pas hujan deras sekitar pukul 20.00 habis isya. Tiga menit kemudian, mobil itu keluar hutan dan pergi," ungkap Baron.Setelah menerima laporan dari warga, Baron menghubungi pihak Perhutani dengan kecurigaan bahwa mobil tersebut adalah milik kawanan pencuri kayu.Baca juga: Guru SD yang Nyambi jadi Sopir Taksi Online Tewas di Brebes, Diduga Korban PerampokanKeesokan harinya, seorang warga yang sedang membersihkan rumput, Nur, melaporkan penemuan jasad laki-laki di bekas TPK Songgom.Baron kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian. "Saya langsung lapor polisi dan aparat desa," tambah Baron.Identitas mayat yang ditemukan kemudian dikonfirmasi sebagai Kusyanto bin Tasim asal Tegal, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian.Saat ini, polisi masih memburu terduga pelaku.


(prf/ega)