Wanita di Deli Serdang Bunuh Diri Usai Aniaya Temannya, Berawal dari Cemburu

2026-01-12 06:30:53
Wanita di Deli Serdang Bunuh Diri Usai Aniaya Temannya, Berawal dari Cemburu
MEDAN, - Polrestabes Medan mengungkapkan motif di balik tindakan bunuh diri wanita berinisial AS (35) setelah menganiaya temannya, perempuan berinisial I, di Desa Sei Rotan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Kepala Polrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya telah memeriksa tujuh saksi untuk mengungkap kasus ini."Saksi yang diperiksa antara lain teman satu rumah AS, bidan, kepala dusun, kakak AS, serta I. Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan fakta bahwa I dan AS memiliki hubungan asmara," kata Calvijn dalam konferensi pers yang digelar di lokasi kejadian pada Rabu .Calvijn menjelaskan bahwa hubungan asmara antara keduanya telah terjalin selama tiga tahun, dan kecemburuan yang mendalam menjadi motif awal dari peristiwa tersebut.Baca juga: Wanita yang Tewas di Deli Serdang Diduga Bunuh Diri Usai Aniaya TemannyaSebelumnya, AS ditemukan tewas pada Jumat .Irwansyah Putra, Kepala Dusun IV Desa Sei Rotan, menceritakan bahwa sekitar pukul 08.00 WIB, ia sedang bersiap-siap untuk bergotong royong di kantor desa ketika mendapat laporan tentang keributan.“Tiba-tiba ada warga datang mengatakan ada ribut-ribut dan meminta tolong untuk membawa bidan,” kata Irwansyah saat diwawancarai di lokasi.Ia bersama seorang bidan segera menuju lokasi dan terkejut melihat I tergeletak bersimbah darah di ruang tengah.Dalam kondisi kritis, I menunjuk ke arah kamar dan meminta agar korban segera ditolong.Irwansyah buru-buru masuk ke dalam kamar dan mendapati korban telah meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk di tubuh.Tak lama kemudian, ia menghubungi petugas Polsek Tembung untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, sementara I dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diobati.Irwansyah menambahkan bahwa I dan AS telah mengontrak rumah tersebut selama lebih dari satu tahun.Ia menyebutkan bahwa tetangga sering mendengar keduanya terlibat cekcok.“Ya, kalau keributan kecil biasa. Mereka bertengkar-tengkar gitu. Tapi kita tidak tahu sampai seperti ini. Untuk hubungan mereka, kurang tahu,” ujarnya. “Yang pasti, mereka teman. Memang mereka jarang berkomunikasi dengan masyarakat sekitar,” tambahnya.Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/.


(prf/ega)