- Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengusulkan agar perawatan rambut rontok dan botak juga ditanggung oleh asuransi publik. Instruksi itu datang di tengah kebotakan yang menjadi isu genting saat ini. Sebab, kebotakan dipandang sebagai masalah keberlangsungan hidup bagi sebagian generasi muda di Negeri Ginseng.Mengutip The Guardian, Minggu , usulan diumumkan dalam pengarahan kebijakan pada Selasa . Adapun, usulan ini akan memperluas cakupan asuransi kesehatan publik di luar perawatan yang saat ini tersedia untuk jenis kerontokan rambut akibat kondisi medis.Korea Selatan mengoperasikan skema asuransi kesehatan universal yang didanai oleh premi yang dihitung berdasarkan pendapatan.Baca juga: Banyak Anak Muda di Negara Ini Hipertensi, Stres Kerja sampai Rambut RontokAFP/ANTHONY WALLACE Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.Saat ini, skema tersebut hanya mencakup kerontokan rambut yang disebabkan oleh alasan medis, seperti alopecia areata. Sebagian besar perawatan untuk pola kebotakan umum pria, tidak ditanggung.“Mungkin ada anak muda yang berpikir, tidak adil bahwa mereka hanya membayar premi asuransi dan tidak menerima manfaatnya,” tutur Lee.Ketika ditanya mengenai masalah ini, Menteri Kesehatan Jeong Eun-kyeong seperti disadur The Korea Herald, mengatakan, perawatan rambut rontok karena kondisi medis sebenarnya sudah ditanggung.Baca juga: 12 Penyebab Rambut Rontok, Termasuk Sering Minum Minuman ManisKendati demikian, kerontokan karena faktor keturunan tidak termasuk. Sebab, kondisi tersebut tidak dianggap memiliki gejala atau dampak yang mengancam jiwa.Menanggapi hal tersebut, Presiden Lee menyarankan untuk membatasi jumlah tanggungan asuransi yang bisa diklaim oleh penerima manfaat untuk kerontokan rambut, dengan begitu beban keuangan perusahaan asuransi bisa dikurangi.Dok. Envato Kesadaran akan masalah rambut rontok dan tipis menyebabkan peningkatan minat terhadap produk penumbuh rambut.Usulan terkait perawatan rambut rontok bukanlah hal yang baru. Lee pernah mengusulkan kebijakan ini selama kampanye pemilihan presiden tahun 2022, yang tidak berhasil dimenangkannya.Ketika usulan tersebut menuai kritik, Lee menghapusnya dari platform pemilihannya. Usulan yang dimunculkan kembali tahun ini pun kembali menuai kritik dari profesional medis.Korean Medical Association dalam pernyataannya pada Rabu , mengatakan, dana pemerintah seharusnya dialokasikan untuk penyakit yang lebih serius, sebelum mengatasi kerontokan rambut.Beberapa pengguna media sosial juga menyoroti masalah sosial yang lebih besar, seperti tingginya tingkat bunuh diri dan kekerasan yang dihadapi oleh perempuan.Baca juga: 1 dari 5 Perempuan Korea Selatan Alami Kekerasan dalam HubunganUsulan Lee menyoroti fokus budaya Korea Selatan yang sangat kuat terhadap penampilan fisik. Ada sebuah survei terhadap kaum muda pada tahun 2024 terkait hal ini.Survei menemukan, 98 persen responden percaya bahwa orang yang menarik secara fisik, punya banyak keuntungan dalam hidupnya.AFP/LEE JIN-MAN Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung saat bereaksi setelah pengumuman kemenangannya dalam pemilu Korsel di Seoul, 4 Juni 2025.
(prf/ega)
Perawatan Rambut Rontok di Korea Selatan Diusulkan Ditanggung Asuransi
2026-01-13 07:08:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 07:00
| 2026-01-13 06:21
| 2026-01-13 04:56
| 2026-01-13 04:44










































