BATAM, - Sebuah video berdurasi 24 detik yang menampilkan dugaan tindakan asusila oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, viral di media sosial.Video yang diunggah akun Instagram @catwarriorindonesia pada Minggu malam, memperlihatkan Gustian Riau melakukan panggilan video dengan seorang wanita dan mengarahkan kamera ke arah selangkangannya.Interaksi pribadi tersebut kemudian bocor dan tersebar luas di berbagai grup pesan singkat WhatsApp serta media sosial, memicu reaksi beragam dari masyarakat.Baca juga: Dalam Setahun, 20 Polisi di NTT Dipecat, Pelanggaran Asusila Paling DominanSaat dikonfirmasi pada Senin malam, Gustian Riau membantah bahwa pria dalam video tersebut adalah dirinya.Ia menyatakan bahwa video itu adalah rekayasa yang dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI)."Itu bukan saya, itu adalah video rekayasa yang dibuat dengan menggunakan AI," jelasnya singkat melalui sambungan telepon.Baca juga: Berawal dari Perayaan Ulang Tahun, 5 Remaja Tasikmalaya Jadi Korban Asusila Kepala SekolahGustian menduga oknum penyebar video tersebut memiliki motif untuk melakukan pemerasan.Ia mengaku telah berulang kali menjadi target upaya serupa yang memanfaatkan aset digital pribadinya yang diambil dari media sosial."Ini seperti yang biasa saya hadapi memang, ada dugaan ingin melakukan pemerasan. Untuk foto yang diambil itu dari media sosial pribadi saya," jelasnya.Berdasarkan penelusuran awal, Gustian menyebutkan pelaku diduga berasal dari luar daerah dan meminta uang dalam jumlah besar agar video tersebut tidak disebarluaskan."Karena itu dia memeras uang Rp 20 juta sampai 30 juta. Nama akunnya juga macam-macam. Dari pemeriksaan kami, posisi awalnya di Manado, habis itu ke Makassar," jelasnya.Atas kejadian ini, Gustian berencana melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian untuk memproses pelaku rekayasa digital dan pemerasan.Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menanggapi viralnya video tersebut. Pihaknya telah meminta keterangan dari Gustian Riau.Permasalahan ini kini telah masuk dalam kajian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam."Sedang dikaji oleh BKSDM," jelas Firmansyah singkat melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, Senin .
(prf/ega)
Kadisperindag Batam Bantah Video Asusila Dirinya: Rekayasa AI
2026-01-11 04:13:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:56
| 2026-01-11 03:25
| 2026-01-11 03:23
| 2026-01-11 03:13
| 2026-01-11 02:31










































