Kalahkan Eropa, Kota Terbanyak Dikunjungi Wisatawan Ada di Asia Tenggara

2026-01-12 02:26:58
Kalahkan Eropa, Kota Terbanyak Dikunjungi Wisatawan Ada di Asia Tenggara
BANGKOK, - Asia Tenggara kembali menegaskan posisinya di peta pariwisata global setelah Bangkok dinobatkan sebagai kota paling banyak dikunjungi wisatawan internasional pada 2025.Ibu kota Thailand itu mengungguli kota-kota besar Eropa seperti London dan Paris dalam jumlah kedatangan wisatawan mancanegara.Peringkat tersebut dirilis lembaga riset pasar global Euromonitor International pada Jumat melalui Top 100 City Destinations Index 2025.Baca juga: Bangkok Jadi Kota Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan di Dunia pada 2025freepik Ilustrasi Thailand.Bangkok menempati posisi teratas dengan 30,3 juta perjalanan internasional sepanjang 2025, menurut Euromonitor International.Top 100 City Destinations Index 2025 yang disusun Euromonitor International bersama Lighthouse menilai 100 kota menggunakan lebih dari 50 indikator dalam enam pilar utama.Pilar tersebut meliputi aktivitas ekonomi dan bisnis, kinerja pariwisata, infrastruktur, kebijakan dan daya tarik pariwisata, kesehatan dan keselamatan, serta keberlanjutan.Wakil Juru Bicara Pemerintah Thailand, Aiyarin Phanrit, mengonfirmasi capaian tersebut dan menyebutnya sebagai tonggak penting pemulihan pariwisata nasional.Baca juga: 352 Sekolah Ditutup akibat Polusi Udara di Bangkok“Pemerintah memandang peringkat ini sebagai pencapaian besar dalam pemulihan Thailand pascapandemi, yang menandakan bukan hanya daya tarik negara ini bagi wisatawan internasional, tetapi juga efektivitas infrastruktur lalu lintas udara dan upaya pemasaran,” kata Aiyarin.Ia menambahkan, posisi puncak Bangkok mencerminkan keberhasilan kebijakan promosi pariwisata pemerintah serta keramahan masyarakat Thailand yang telah lama menjadi ciri khas destinasi tersebut.Data dari Aeronautical Radio of Thailand (Aerothai) menunjukkan sepanjang tahun fiskal 2025 terdapat 904.796 penerbangan yang ditangani, dengan lonjakan signifikan menjelang akhir tahun.Pada Desember saja tercatat 84.543 penerbangan, dan jumlah tersebut diproyeksikan naik menjadi 87.835 penerbangan pada Januari 2026.Untuk tahun fiskal berikutnya, total penerbangan diperkirakan mencapai 928.165 penerbangan, meningkat sekitar 3 persen dibanding tahun sebelumnya.Dari jumlah tersebut, lebih dari separuh merupakan penerbangan internasional, yakni 473.364 penerbangan, disusul 343.422 penerbangan domestik dan 111.379 penerbangan lintas wilayah udara Thailand.Selama periode libur Tahun Baru, 29 Desember hingga 7 Januari, otoritas setempat memperkirakan 27.632 penerbangan atau rata-rata 2.763 penerbangan per hari.


(prf/ega)