TEMANGGUNG, - Seorang warga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang bernama Seni, diduga menjadi korban eksploitasi berat selama lebih dari 20 tahun sebagai pekerja rumah tangga di Malaysia.Selama periode tersebut, Seni tidak mendapatkan gaji dan mengalami penganiayaan, sementara kabar mengenai keberadaannya tidak jelas bagi keluarga dan tetangga."Warga sempat berpikir Seni sudah meninggal," ungkap Marsiah, tetangga Seni, kepada Kompas.com, Senin .Seni, yang berasal dari Dusun Letih, Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, membuat keluarganya dan warga setempat berusaha mencari informasi tentangnya setelah ia hijrah ke Malaysia.Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Lihat Seni, TKW asal Temanggung yang Kerja 20 Tahun di Malaysia Tanpa GajiNamun, semua usaha tersebut tidak membuahkan hasil."Sudah ke sana sini. Pakai dukun juga," tambah Marsiah.Kakak ipar Seni, Walmi, menjelaskan bahwa adiknya sempat mengirimkan beberapa surat kepada suami dan orang tuanya.Namun, komunikasi terputus hingga beberapa hari yang lalu ketika Seni berhasil dihubungi melalui video call."Satu keluarga kumpul di sini (rumah Walmi) untuk video call. Senang dapat kabarnya (selamat)," ujarnya.Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Muktharudin, menyatakan bahwa kasus eksploitasi berat terhadap Seni menjadi perhatian serius Kementerian P2MI.Baca juga: Dari Temanggung ke Malaysia, Seni Jadi TKW untuk Bangun Rumah"Negara tidak akan tinggal diam ketika ada pekerja migran Indonesia yang dieksploitasi atau diperlakukan tidak manusiawi di luar negeri. Kami memastikan negara hadir," tegasnya dalam siaran pers, Senin .Kepolisian Malaysia telah menangkap dua terduga pelaku eksploitasi dan penyiksaan terhadap Seni, yang merupakan pasangan suami istri bernama Azhar Mat Taib dan Zuzian Mahmud.Keduanya dijerat dengan Undang-Undang Anti Perdagangan Orang dan Anti Penyelundupan Migran 2007, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau minimal lima tahun, termasuk hukuman cambuk.
(prf/ega)
Seni, TKI asal Temanggung, Sempat Dikira Sudah Meninggal padahal Dieksploitasi di Malaysia
2026-01-11 23:11:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:17
| 2026-01-11 21:28
| 2026-01-11 21:22
| 2026-01-11 21:20










































