Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. - Pemerintah Indonesia diklaim telah memberikan dana sebesar Rp 16,7 triliun untuk memulihkan hutan tropis di Brasil.Namun, setelah diperiksa Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.Informasi yang mengeklaim Indonesia memberikan Rp 16,7 triliun untuk pulihkan hutan tropis di Brasil disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu :BREAKING NEWS RI GELONTORKAN Rp16,7 T untuk PUL!HKAN HUT4N RUS4K DAERAH TROPIS di BRASILakun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Rabu , yang mengeklaim Indonesia memberikan Rp 16,7 triliun untuk pulihkan hutan tropis di Brasil.Informasi yang beredar kemungkinan merupakan salah tangkap informasi dari Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Belem, Brasil.Seperti dikutip dari Antara, Pemerintah Indonesia menargetkan transaksi senilai Rp 16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor selama berlangsungnya COP30 pada November 2025.Perdagangan karbon merupakan mekanisme pasar yang dimaksudkan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.Ada kredit karbon atau hak untuk mengeluarkan emisi. Ketika telah berada di bawah batas, kelebihannya dapat dijual sehingga menciptakan insentif ekonomi.Hasil transaksi perdagangan karbon selama COP30 mendekati Rp 7 triliun dari target 16 triliun.Berdasarkan laporan Mongabay, total kredit karbon Indonesia mencapai 90.101.796 ton CO2e.Namun kritik datang dari elemen masyarakat adat. Mereka merasa tidak dilibatkan dan mengusulkan pentingnya rekognisi masyarakat adat dalam skema kredit karbon.Diwartakan Kompas.com sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Iklim (JustCOP) menilai, Indonesia terlalu berfokus pada perdagangan karbon yang tidak menyentuh akar permasalahan krisis iklim.Direktur Eksekutif Walhi Papua, Maikel Peuki juga menganggap perdagangan karbon sebagai solusi atas krisis iklim yang pro-korporasi dan menambah beban ekologis, seperti co-firing batu bara."Fokus delegasi pada perdagangan karbon menjadikan misi Indonesia di COP 30 sangat transaksional, tanpa menunjukan komitmen kuat pada masyarakat adat dan masyarakat rentan lainnya," demikian kata Maikel.Narasi yang mengeklaim Indonesia memberikan Rp 16,7 triliun untuk pulihkan hutan tropis di Brasil merupakan hoaks.Angka Rp 16 triliun merupakan kredit karbon yang ditargetkan saat COP30 di Brasil, November 2025.Hasil total transaksi kredit karbon per 17 November 2025 mendekati Rp 7 triliun.
(prf/ega)
[HOAKS] Indonesia Beri Rp 16,7 Triliun untuk Pulihkan Hutan Tropis Brasil
2026-01-12 05:56:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:44
| 2026-01-12 05:09
| 2026-01-12 04:49
| 2026-01-12 03:43










































