Rusia Tolak Tunjukkan Bukti Serangan Drone Ukraine ke Rumah Putin

2026-01-11 03:21:32
Rusia Tolak Tunjukkan Bukti Serangan Drone Ukraine ke Rumah Putin
MOSKWA, - Rusia menolak untuk memberikan bukti serangan drone Ukraina yang menargetkan kediaman Presiden Vladimir Putin di wilayah Novgorod.Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, semua pesawat tak berawak tersebut telah ditembak jatuh."Saya rasa tidak perlu ada bukti jika serangan drone besar-besaran seperti itu dilakukan. Berkat kerja sama sistem pertahanan udara yang terkoordinasi dengan baik, (drone) berhasil ditembak jatuh," ujarnya, dikutip dari AFP, Selasa .Baca juga: Rumahnya Diserang Ukraina, Putin Tak Akan Biarkan Tanpa BalasanMenurutnya, upaya Ukraina dan media Barat untuk menyangkal insiden tersebut adalah hal gila.Karena itu, Rusia akan memperkeras sikapnya dalam negosiasi untuk mengakhiri perang Ukraina, menyusul dugaan serangan tersebut."Mengenai konsekuensi militer, militer kita tahu bagaimana, dengan apa, dan kapan harus merespons," kata Peskov.Baca juga: Trump Murka Rumah Putin Diduga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang TepatSementara itu, Ukraina menegaskan tak ada bukti masuk akal terkait serangan tersebut.Mereka menilai, Rusia membuat klaim palsu untuk memanipulasi proses perdamaian."Hampir sehari berlalu dan Rusia masih belum memberikan bukti yang masuk akal atas tuduhannya tentang dugaan serangan terhadap kediaman Putin oleh Ukraina," kata Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga dalam sebuah unggahan di X."Mereka tidak akan memberikannya, karena memang tidak ada. Tidak ada serangan seperti itu yang terjadi," lanjutnya.Tuduhan Moskwa muncul pada momen penting dalam perang yang telah berlangsung selama hampir empat tahun.Ukraina mengatakan telah menyetujui 90 persen dari rencana perdamaian yang dirancang AS, termasuk masalah jaminan keamanan pasca-perang.Akan tetapi, Rusia ragu-ragu untuk menerima kesepakatan yang tidak memenuhi tuntutannya secara maksimal.Baca juga: Rumah Putin Diduga Dibombardir Ukraina, Kyiv MembantahDiberitakan sebelumnya, Putin disebut tak akan tinggal diam usai rumahnya di wilayah Novgorod diserang Ukraina.Berbicara dalam sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Putin menyebut akan membalas serangan pesawat tak berawak itu.Hal itu diungkapkan oleh ajudan Putin, Yuri Ushakov, Senin .Menurutnya, Trump dalam panggilan itu memberi pengarahan kepada Putin tentang pertemuannya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky di Florida sehari sebelumnya.Sementara, Putin mengeklaim adanya serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap kediamannya di wilayah Novgorod."(Serangan itu) tidak akan dibiarkan begitu saja," kata Ushakov, dikutip dari Anadolu, Senin.


(prf/ega)