Banjir Sumatera, Bahlil Kirim 250 Tenda hingga Percepat Pemulihan Infrastruktur Energi

2026-01-12 06:30:13
Banjir Sumatera, Bahlil Kirim 250 Tenda hingga Percepat Pemulihan Infrastruktur Energi
JAKARTA, - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, terus mengintensifkan upaya penanganan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra.Sejak kunjungan lapangan pada awal Desember lalu, Kementerian ESDM menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan sekaligus mempercepat pemulihan pasokan dan infrastruktur energi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Di Sumatera Utara, komitmen bantuan mulai direalisasikan untuk warga Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.Baca juga: Bahlil Akan Putuskan Kuota Impor BBM SPBU Swasta Pekan Depan, Ada Opsi Tambahan 10 PersenHingga Sabtu , sebanyak 100 tenda telah tiba dan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat untuk segera didistribusikan kepada warga terdampak.Adapun 156 tenda lainnya masih dalam perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Batang Toru.Keterlambatan pengiriman terjadi akibat antrean kargo udara serta medan distribusi yang cukup sulit.“Untuk di Sumatera Utara, Kementerian ESDM mengirimkan bantuan berupa genset sebanyak sepuluh unit, matras angin 77 buah, Starlink lima unit, jet cleaner sepuluh unit, gergaji mesin sembilan unit, lampu emergency sebanyak tiga box, dan tenda sebanyak 256 set," jelas Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi di Jakarta, Sabtu .Dari sisi operasional, pemulihan infrastruktur energi di Sumatera Utara hampir sepenuhnya rampung.Seluruh 406 SPBU, 383 agen elpiji, dan 46 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) telah kembali beroperasi.Sementara itu, pasokan listrik juga telah menjangkau hampir seluruh pelanggan di wilayah terdampak.Sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi masyarakat, pemerintah menindaklanjuti kebijakan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi debitur terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara.Kebijakan ini disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan ke Aceh pada Minggu , dengan sasaran utama petani, nelayan, serta pelaku usaha mikro yang terdampak langsung.Di Aceh, Menteri ESDM juga segera menginstruksikan Tim ESDM Siaga Bencana untuk mendirikan dan mengoperasikan posko dapur umum di Kabupaten Bireuen sejak Rabu . Posko ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan ribuan pengungsi dan warga terdampak bencana.DOKUMENTASI KEMENTERIAN ESDM Kementerian ESDM menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan sekaligus mempercepat pemulihan pasokan dan infrastruktur energi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Pemulihan pasokan listrik di Aceh terus dipercepat. Progres perbaikan transmisi Brandan–Langsa telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan tersambung kembali dengan sistem kelistrikan Sumatera Utara pada 17 Desember mendatang."Pemulihan listrik di Aceh ini menjadi perhatian utama Kementerian ESDM. Berbagai upaya dilakukan untuk mengembalikan pasokan listrik sebagaimana mestinya. Penyambungan transmisi dengan sistem Sumut sedang dilakukan, ditambah dengan pemasangan PLTD untuk mendukung pasokan listrik," papar Rudy.


(prf/ega)