Dana Desa Karanganyar Blulukan Cair Rp 1,3 Miliar, Kades Masih Khawatir

2026-01-14 22:45:31
Dana Desa Karanganyar Blulukan Cair Rp 1,3 Miliar, Kades Masih Khawatir
KARANGANYAR, - Dana Desa untuk wilayah Blulukan, Karanganyar, Jawa Tengah, cair senilai Rp 1,3 miliar. Meski pencairan berjalan sesuai jadwal, Kepala Desa Slamet Wiyono mengaku masih diliputi kekhawatiran terkait alokasi dana di masa depan.Saat dihubungi Kompas.com, Selasa , Slamet mengatakan pencairan Dana Desa di wilayahnya berjalan lancar dan tidak ada kendala."Kelihatannya kalau Karanganyar lancar-lancar. Kalau yang saya tahu saya lho ya, karena kan, nggih. Tidak ada berita-berita seperti di wilayah lain," ujarnya.Slamet menambahkan, untuk tahun ini Pemerintah Desa Blulukan menerima anggaran Rp 1,3 miliar dari Pemerintah Pusat."Rp 300 juta itu reward terkait dengan pengelolaan Dana Desa yang kami terima. Bisa terealisasi tepat waktu, kemudian tepat guna. Kalau yang Rp 1 miliar kami setiap tahun seperti itu," jelas dia.Baca juga: Dana Desa Tak Cair, Program Pemberdayaan Terancam Gagal BayarMeski sudah menerima dana, Slamet mengaku belum bisa memploting alokasi untuk melanjutkan program-program yang berjalan.Ia menyebut adanya rumor di pemerintahan bahwa pendirian Koperasi Merah Putih (KDMP) akan menyedot 65 persen Dana Desa selama 6 tahun ke depan."Rumor yang berkembang, dana desa dalam 6 tahun ke depan 65 persennya akan digunakan untuk mencicil pendirian KDMP," jelas dia.Jika benar Dana Desa tersedot untuk KDMP, program-program yang sudah berjalan akan terganggu.Selama ini, dana desa digunakan untuk BLT, PMT Balita, Lansia, remaja, dengan anggaran hampir Rp 700 juta."Lah, kalau nanti betul ada potongan 65 persen kan, ada beberapa kegiatan yang tidak bisa lanjut," tutup dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-14 22:29