Geger Jasad Pria Terbungkus Karung Membusuk di Kebun Pisang Tangerang

2026-02-05 14:01:50
Geger Jasad Pria Terbungkus Karung Membusuk di Kebun Pisang Tangerang
Warga Kampung Bunder, Cikupa, Kabupaten Tangerang, digegerkan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas. Jasad pria itu sudah dalam kondisi membusuk tergeletak di semak-semak kebun pisang."Tim langsung kami turunkan untuk melakukan olah TKP serta menggali keterangan saksi," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah kepada wartawan, Rabu .Korban ditemukan pada Selasa pagi. Indra menerangkan korban pertama kali ditemukan setelah warga mencium aroma busuk yang menyengat. Berdasarkan keterangan warga, aroma itu sudah tercium sehari sebelumnya.Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan sterilisasi. Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam dan karung dengan posisi badan telungkup."Warga lalu menemukan sebuah kantong plastik hitam berisi bagian kepala manusia. Selanjutnya warga melapor ke kelurahan dan diteruskan ke Polsek Cikupa," jelasnya."(Dibungkus) plastik dulu baru karung," imbuhnya.Indra mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam atas temuan mayat itu. Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk diautopsi."Tim Inafis telah melakukan identifikasi awal, namun identitas korban masih belum diketahui," imbuhnya.Tonton juga video "Jasad Pasutri Ditemukan Berpelukan dalam Kebakaran Rumah di Palembang"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-05 13:04