- Pemain bulu tangkis Taiwan, Tai Tzu Ying, resmi menyatakan mengakhiri kariernya di dunia bulutangkis.Kabar tersebut disampaikan melalui unggahan media sosial, menandai berakhirnya perjalanan panjang sang pebulu tangkis asal Taiwan yang telah dikenal sebagai salah satu penguasa tunggal putri dalam satu dekade terakhir.Pada pengumumannya, Tai Tzu Ying menyebut bahwa masa keemasannya telah usai.Kendati demikian, ia berharap nilai-nilai dan semangatnya tetap menyertai para pendukungnya."Sebuah babak indah telah berakhir. Terima kasih, bulu tangkis, atas semua yang telah kau berikan kepadaku," tulis Tzu Ying dikutip dari South China Morning Post.Baca juga: Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024 Lahir di Kaohsiung, Taiwan, Tai Tzu Ying telah berusaha untuk pulih dari cedera yang dialaminya sejak tahun lalu.Kondisi tersebut membuatnya tak mampu tampil kembali secara kompetitif di ajang internasional.Ia mengingat kembali momen tersingkir dari fase grup Olimpiade Paris yang menurutnya menjadi salah satu titik terberat dalam karier panjangnya."Sebelum Olimpiade, saya tidak yakin apakah cedera kaki saya akan memungkinkan saya untuk bertanding, tetapi saya sudah memberikan segalanya," tegas Tzu Ying."Orang lain tidak menyerah pada saya, jadi saya tidak bisa menyerah pada diri sendiri," lanjutnya.Ia menyebut bahwa diperlukan waktu yang panjang untuk menerima kenyataan tersebut.Meski demikian, Tai tetap merasa bersyukur atas dukungan yang diterimanya sepanjang proses rehabilitasi.Baca juga: Hasil BWF World Tour Finals 2023: Gregoria Kalah dari Tai Tzu Ying, Belum Pecah Telur/KRISTIANTO PURNOMO Tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying bertanding melawan tungal putri China, Wang Zhi Yi pada laga final Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu . Tai Tzu Ying memastikan gelar juara Indonesia Open usai menekuk Wang Zhi Yi melalui rubber game dengan skor 23-21, 21-6, dan 21-15.Tai Tzu Ying merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah bulutangkis putri.Ia menjadi pemain asal Taiwan pertama yang menempati peringkat satu dunia pada akhir 2016, sebuah posisi yang kembali ia rebut berulang kali hingga total waktu 214 minggu, menjadikannya salah satu pemain dengan masa kepemimpinan peringkat terpanjang.Prestasinya antara lain medali perak Olimpiade Tokyo 2021, medali perak di Kejuaraan Dunia 2021, dua medali emas di Summer Universiade 2017 dan Asian Games 2018, tiga gelar All England Open (2017, 2018, 2020), serta tiga titel Kejuaraan Asia (2017, 2018, 2023).
(prf/ega)
Tai Tzu Ying Putuskan Pensiun dari Dunia Bulu Tangkis
2026-01-11 23:12:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:14
| 2026-01-11 22:41
| 2026-01-11 22:18
| 2026-01-11 21:59
| 2026-01-11 21:08










































