Urusan Venezuela Belum Selesai, Trump Sudah Ancam Presiden Kolombia

2026-01-11 04:01:54
Urusan Venezuela Belum Selesai, Trump Sudah Ancam Presiden Kolombia
WASHINGTON DC, - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Presiden Kolombia Gustavo Petro bahwa dia bisa menjadi target operasi pemberantasan narkoba selanjutnya.Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih dengan para pemimpin bisnis pada Rabu .Saat ini, Trump masih gencar melakukan operasi dengan klaim memberantas narkoba dari Venezuela. Pasukan AS tak segan menenggelamkan kapal-kapal yang diduga memuat obat-obatan terlarang di Laut Karibia.Baca juga: Trump Buka Lowongan Kerja, Tawarkan Gaji hingga Rp 3,4 M Per TahunTrump menyebutkan bahwa Petro telah bersikap cukup keras terhadap AS, sebagaimana dilansir Al Jazeera. Dia bahkan menuding Kolombia terus memproduksi narkoba, khususnya kokain, lalu dijual ke AS. Trump menegaskan bahwa jika Petro tidak berubah, maka negara tersebut akan menghadapi masalah besar dan kemungkinan akan menjadi sasaran dari kebijakan AS. "Jika dia (Petro) tidak segera sadar, dia akan menjadi yang berikutnya," ujar Trump.Baca juga: Gagal Akhiri Perang Ukraina, Trump Sebut Para Pemimpin Eropa LemahHubungan Trump dengan Petro memang sudah tegang sejak lama, terutama karena kebijakan Petro yang lebih fokus pada penanganan jaringan kriminal daripada menghancurkan ladang kokain.Kolombia, yang merupakan produsen utama kokain di dunia, sebenarnya sejak lama menjadi mitra utama AS dalam perang melawan narkoba. Namun, sejak Petro naik keprabon, hubungan antara AS dan Kolombia negara mulai mengalami ketegangan. Trump sering mengkritik Petro karena dianggap gagal mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap produksi kokain di Kolombia.Baca juga: AS-Meksiko “Rebutan” Air, Trump Ancam Tarif Tambahan 5 PersenPada 23 Oktober 2025, Trump bahkan menyebut Petro sebagai "perampok" dan mengancam bahwa Kolombia tidak akan bisa melanjutkan praktik tersebut lebih lama lagi. Sementara itu, Petro membela kebijakannya. Dia menekankan bahwa pemerintahannya berhasil dalam membongkar lebih dari 18.400 laboratorium narkoba.Setelah Trump melemparkan ancaman terbarunya, Petro segera merespons melalui media sosial.Dia menegaskan bahwa Kolombia telah berperan besar dalam menghentikan ribuan ton kokain yang akan dikonsumsi di AS. Baca juga: Kenapa Trump Selalu Cawe-cawe Urusan Negara Lain?


(prf/ega)