Dicap Rasis, Gelar Miss Finland Sarah Dzafce Dicabut, Runner-Up Jadi Pemenang Baru

2026-01-12 18:24:16
Dicap Rasis, Gelar Miss Finland Sarah Dzafce Dicabut, Runner-Up Jadi Pemenang Baru
  - Kontroversi melanda dunia kontes kecantikan Finlandia.Sarah Dzafce, Miss Finland 2025, dicopot gelarnya setelah unggahan di media sosialnya menimbulkan kecaman publik karena dianggap rasis."Gelar Miss Finlandia yang dipegang oleh Sarah Dzafce telah dicabut mulai hari ini. Keputusan ini bukan tentang nilai kemanusiaan seseorang, tetapi tentang tanggung jawab. Ketika seseorang mengemban peran representatif nasional dan internasional, tindakan dan tanggung jawab tidak dapat dipisahkan," tulis panitia Miss Findland, dikutip dari Instagram @missfinlandofficial, Selasa .Dikutip dari People, unggahan yang viral itu menampilkan gestur yang ditafsirkan mengejek fitur wajah orang Asia, disertai caption yang dinilai ofensif terhadap komunitas Tionghoa dan Asia.Reaksi publik pun cepat, dengan banyak pihak menuntut tindakan tegas terhadap pemegang gelar yang dianggap sebagai figur publik dan panutan.Konten semacam ini dianggap tidak mencerminkan nilai inklusivitas yang dipegang oleh organisasi Miss Finland.Melalui unggahan di Instagram pribadi, Dzafce juga meminta maaf kepada publik."Saya sepenuhnya memahami bahwa tindakan saya telah menimbulkan perasaan tidak enak pada banyak orang dan saya sangat menyesalinya," tulisnya."Saya ingin meminta maaf terutama kepada mereka yang secara pribadi terpengaruh oleh situasi ini. Itu sama sekali bukan niat saya," lanjut Dzafce.Meskipun Sarah telah meminta maaf, organisasi penyelenggara menegaskan tindakan itu bertentangan dengan nilai-nilai mereka, terutama soal menghormati semua orang tanpa diskriminasi.Baca juga: Gaun Miss Israel 2025 Melanie Shiraz Tuai Kritik, Ada Apa?Sebagai konsekuensi, gelar Miss Finland 2025 dicabut, dan posisi pemenang dialihkan kepada runner-up, Tara Lehtonen, yang kini resmi mewakili Finlandia dalam ajang internasional.Organisasi Miss Finland menyatakan keputusan ini diambil untuk memastikan pesan positif dan inklusif tetap menjadi nilai utama kontes.Dalam pernyataannya, pihak penyelenggara menekankan bahwa meskipun permintaan maaf telah disampaikan, tanggung jawab seorang figur publik adalah menjadi contoh bagi masyarakat, terutama dalam hal sensitivitas budaya.Keputusan ini disebut menunjukkan bahwa tindakan ofensif di media sosial memiliki konsekuensi nyata, bahkan bagi pemenang ajang prestisius sekalipun.Instagram @missfinlandoffcial Miss Finland 2025 Sarah Dzafce dicopot gelar karena unggahan rasis di media sosial. Runner-up Tara Lehtonen kini resmi jadi pemenang baru.Kontroversi ini menjadi pengingat pentingnya sensitivitas di media sosial, terutama bagi figur publik.


(prf/ega)