JAKARTA, - Menjelang periode libur panjang, lalu lintas di jalan tol biasanya meningkat signifikan. Kepadatan yang terjadi tak jarang memicu potensi kecelakaan, terutama jika pengemudi tak benar-benar menjaga fokus dan kondisi kendaraan.Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat, sebagian besar insiden yang terjadi justru dipicu oleh kesalahan manusia.Kepala BPJT Wilan Oktavian mengatakan, faktor pengemudi menjadi penyebab paling dominan dari berbagai kecelakaan yang terjadi di sejumlah ruas tol.“Faktor manusia atau pengemudi adalah penyebab paling dominan, kecelakaan tol terkait kemampuan dan karakter pengemudi (misalnya kurang fokus, lelah, mengantuk, melanggar aturan seperti overspeed (kecepatan tinggi),” ujar Wilan, kepada Kompas.com, Rabu .Baca juga: Mitsubishi Fuso Dukung Distribusi Bahan Bangunan di LamonganSaat ini masih banyak pengemudi yang memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah, hingga menyepelekan batas kecepatan. Padahal, sedikit saja hilang fokus di jalan tol yang berkecepatan tinggi bisa berakibat fatal.Tak hanya soal manusia, kondisi kendaraan juga memengaruhi tingkat keselamatan. Menurut Wilan, faktor kedua adalah kondisi kendaraan, terutama aspek kelayakan, hingga dimensi kendaraan yang tak sesuai aturan.“Faktor kedua kondisi kendaraan termasuk aspek kelayakan seperti ban, muatan, overload, over dimension,” kata dia./Dok. Polres Semarang Anggota Satlantas Polres Semarang melakukan olah TKP kecelakaan di jalan tol KM432.600Ban pecah, rem blong, hingga kehilangan kendali sering bermula dari minimnya perawatan berkala. Bahkan, kasus kecelakaan akibat ban pecah masih sering ditemukan karena tekanan angin yang tidak sesuai atau ban sudah terlalu aus.Kemudian, faktor ketiga berkaitan dengan kondisi prasarana jalan tol. Wilan menjelaskan bahwa prasarana dan lingkungan turut memberikan pengaruh, terutama pada kondisi jalan, marka, rambu, area istirahat, hingga sistem drainase.“Faktor ketiga adalah prasarana dan lingkungan, hal ini terkait dengan kondisi jalan, marka, rambu, kondisi Tempat Istirahat dan Pelayanan, drainase, dan aspek infrastruktur jalan tol,” ucap Wilan.Baca juga: Daftar PO Bus yang Terdaftar di Bursa Efek IndonesiaDalam kondisi tertentu, jalan bergelombang, genangan air, atau marka yang memudar dapat mengurangi visibilitas dan membuat pengemudi kesulitan mengontrol kendaraan. Karena itu, inspeksi rutin dan pemeliharaan infrastruktur menjadi langkah penting untuk menekan angka kecelakaan.Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dalam beberapa pekan ke depan, pengemudi diimbau agar selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, memastikan cukup istirahat, serta mematuhi batas kecepatan.Kesiapan pengemudi dan kendaraan, ditambah kondisi infrastruktur yang baik, menjadi kombinasi yang menentukan keselamatan di jalan tol. Semakin disiplin pengguna jalan, semakin kecil potensi kecelakaan yang terjadi.
(prf/ega)
Ini Faktor Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
2026-01-12 13:09:17
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:46
| 2026-01-12 11:43
| 2026-01-12 11:37
| 2026-01-12 11:29
| 2026-01-12 11:23










































