Cerita Korban Penipuan WO Ayu Puspita: Malam Sebelum Akad Nikah Dikabari Tak Ada Katering

2026-01-11 22:29:10
Cerita Korban Penipuan WO Ayu Puspita: Malam Sebelum Akad Nikah Dikabari Tak Ada Katering
JAKARTA, - Salah satu korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) milik Ayu Puspita, Reza Sulistyanto, menceritakan soal acara pernikahannya yang nyaris batal hanya beberapa jam sebelum akad nikah digelar pada Minggu .Reza mengatakan, awalnya ia menggunakan salah satu layanan WO milik AP, yakni MW karena merupakan vendor rekanan dari venue yang ia pilih di Alam Sutera Sports Center."(WO) AP itu ada dua. Ada BAP dan ada MW. Kalau dari klaimnya dia (AP), MW itu untuk katering dari 0 sampai 500 pax. Dan kalau BAP itu starting dari 500 pax ke atas. Tapi secara in-house, mereka itu sama," jelasnya saat diwawancarai Kompas.com pada Senin .Baca juga: Polres Jakut Selidiki Dugaan Penipuan WO yang Rugikan Ratusan Pasangan hingga Rp 16 MiliarSetelah mengikuti wedding expo dan berkonsultasi, Reza melakukan pembayaran secara bertahap hingga melakukan pelunasan pada 7 November 2025. Ia memilih MW karena jumlah tamu undangannya di bawah 500 orang.“Aku total pembayaran ada empat kali, Mas,” ujarnya.Selama persiapan, Reza mulai merasakan sejumlah kejanggalan, di antaranya pergantian MUA secara mendadak dan respons admin yang lambat.Meski demikian, ia tetap melanjutkan pemesanan setelah melakukan technical meeting dengan pihak WO Ayu Puspita yang berjalan tanpa masalah berarti."Enggak ada yang mencurigakan sama sekalilah. Secara teknis kelihatannya aman," ujar Reza.Puncak masalah terjadi pada Sabtu malam, beberapa jam sebelum acara akad nikahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, Reza mendapat telepon dari admin WO Ayu Puspita.“Pas ditelepon, tiba-tiba dia nangis-nangis,” ujarnya.Baca juga: Korban Penipuan WO Datangi Polsek Cipayung, Laporan Diarahkan ke Polda MetroAdmin tersebut memberi tahu bahwa katering untuk acara lain yang juga ditangani WO pada hari yang sama tidak datang dan ia sedang “dikejar-kejar” oleh keluarga klien.Saat itu, Reza langsung menanyakan nasib acara akadnya yang akan digelar keesokan paginya, Minggu ."Dia bilang, 'Kakak punya backup plan enggak?'. Ya secara pribadi, bayangin jam 10 malam, ditanya punya backup plan enggak? Ya enggak ada-lah sama sekali," katanya.Setelah meminta penjelasan terkait pembayaran kepada para vendor, Reza baru mengetahui bahwa sebagian besar tagihan belum dibayarkan oleh pihak WO.“Harga venue itu ada rinciannya Rp 55 juta. Yang baru dibayarkan dari dia hanya Rp 5.500.000,” ujarnya.


(prf/ega)