Alun-alun Brebes Banjir, Pedagang Pilih Tutup Lapak

2026-01-16 03:13:51
Alun-alun Brebes Banjir, Pedagang Pilih Tutup Lapak
BREBES, - Banjir terjadi di kawasan Alun-alun Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis .Pantauan Kompas.com sekitar pukul 17.30 WIB, genangan air mencapai 30 sentimeter dan membuat aktivitas masyarakat terganggu. Para pedagang yang biasa berjualan di area alun-alun harus tutup paksa."Iya tutup. Banjir," kata Mba Nur, salah satu pedagang.Baca juga: Salah Satu Kendala Bangun Rumah Korban Banjir Sumatera: Penyiapan LahanBeberapa di antaranya bahkan memilih mengamankan barang dagangan untuk menghindari kerusakan akibat banjir.“Saat hujan deras, air cepat sekali naik. Saluran mungkin tidak mengalir dengan baik. Jadi kami terpaksa tutup,” kata pedagang lainnya yang enggan disebutkan namanya.Warga menduga, banjir terjadi akibat kurang optimalnya sistem drainase di sekitar kawasan alun-alun.Baca juga: Rumah Relokasi Korban Banjir Bandung Barat Dibangun dengan Konsep Kampung Adat SundaSaluran air yang diduga tersumbat serta kapasitas drainase yang tidak memadai dinilai menjadi penyebab utama genangan sulit surut saat hujan turun dengan intensitas tinggi.Selain mengganggu aktivitas pedagang kaki lima, genangan air juga menyebabkan lalu lintas di sekitar alun-alun menjadi terganggu.Sejumlah pengendara memilih memutar arah untuk menghindari genangan. Ada juga yang nekat menerabas hingga membuat mesin motor mogok."Iya mogok. Ini pakai motor matic," kata salah satu pengendara.Warga berharap pemerintah kabupaten segera melakukan penanganan agar banjir tidak terulang.Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, M. Idrus saat dikonfirmasi belum memberikan respons hingga artikel selesai dibuat.Hingga pukul 18.00 WIB, genangan air belum surut meski hujan tak lagi lebat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hadir pula fitur Emotional Virtual Experience (EVE) yang memungkinkan pelanggan memvisualisasikan konfigurasi kendaraan secara digital dengan tampilan menyerupai foto realistis.Konsumen dapat memperoleh pengalaman VIP Delivery dalam proses serah terima kendaraan yang lebih personal sesuai waktu dan kebutuhan.Dari sisi keberlanjutan, BMW MINI Tunas Bekasi mengimplementasikan sistem pengelolaan limbah berbasis biomaterial.Limbah oli dari layanan purnajual diproses melalui filtrasi bioarik dengan struktur sarang lebah dan bakteri anaerob sehingga residu limbah dapat ditekan hingga di bawah tujuh persen.Teknologi ini digunakan untuk memastikan kualitas pengolahan limbah sesuai standar lingkungan otomotif modern.Seluruh model BMW yang dipasarkan melalui jaringan resmi mendapatkan program BMW Service Inclusive selama enam tahun, garansi lima tahun tanpa batas jarak tempuh.Baca juga: Kebutuhan Regulasi Penjualan Mobil Bekas di IndonesiaKemudian juga perlindungan ban dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance selama tiga tahun yang mencakup bantuan derek dan mobil pengganti sesuai ketentuan.Peresmian BMW, BMW M, dan MINI Tunas Bekasi menjadi flagship pertama kami di kawasan ini dan mencerminkan investasi strategis untuk memperkuat kehadiran BMW Tunas di Bekasi. Fasilitas baru ini dibangun dengan konsep Retail.Next dengan standar tinggi, kata Rico Setiawan, President Director BMW Tunas.Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan BMW Tunas dalam melayani masyarakat Bekasi dan Jakarta Timur, serta menunjukkan keseriusan kami dalam menghadirkan pengalaman ritel otomotif premium yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan masa kini, tambahnya.

| 2026-01-16 01:22