JAKARTA, - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa ijazah asli miliknya ada di dirinya.Oleh karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu menanggapi isu ijazah palsu yang sudah bergulir selama empat tahun terakhir.Hal tersebut Jokowi sampaikan dalam wawancara eksklusif Program Khusus Kompas TV di kediamannya, Solo, Jawa Tengah, Selasa malam.Baca juga: Jokowi Ramalkan Revolusi Besar AI, Khawatirkan Penyalahgunaannya"Ijazahnya saya pegang gitu loh, tetapi saya tidak menyampaikan kepada publik ijazah itu. Karena yang pertama, ada aduan ke Bareskrim," ujar Jokowi dalam wawancara eksklusif itu, dikutip dari Kompas TV, Selasa malam."Yang kedua, saya dituduh ijazahnya palsu. Artinya yang menuduh itu yang harus membuktikan. Dalam hukum acara, siapa yang menuduh itu yang harus membuktikan," sambungnya.Jokowi sendiri menunggu pembuktian dari pihak-pihak yang kerap menyebut ijazah kelulusannya palsu."Dan itu akan lebih baik kalau pembuktiannya itu diamati lah. Sehingga betul-betul akan kelihatan proses hukumnya, akan kelihatan adilnya, karena yang memutuskan adalah di pengadilan," ujar Jokowi.Baca juga: PSI Sebut Pemimpin Lahir karena Kehendak Tuhan, Singgung Jokowi Tukang Kayu Jadi PresidenIa juga menyampaikan keheranannya, karena pihak penerbit ijazah sudah menyampaikan bahwa bukti kelulusannya asli.Jokowi pun menduga adanya agenda atau operasi politik yang membuat isu ijazah palsu tersebut tidak kunjung berakhir."Yang membuat ijazah saja sudah menyampaikan asli, masih tidak dipercaya, gimana. Dan yang saya lihat ini memang ada agenda besar politik, ada operasi politik, yang sehingga bisa sampai bertahun-tahun enggak rampung-rampung," ujar Jokowi.Baca juga: Kuasa Hukum Roy Suryo Minta Penyidik Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah Jokowi Sebelum Periksa SaksiAyah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu pun menegaskan, persoalan ijazah palsu yang dibawanya ke ranah hukum diharapkan jadi pembelajaran untuk tidak mudah menuduh seseorang."Untuk pembelajaran kita semuanya bahwa jangan sampai gampang menuduh orang, jangan sampai gampang menghina orang, memfitnah orang, mencemarkan nama baik seseorang," ujar Jokowi.
(prf/ega)
Jokowi soal Isu Ijazah Palsu: Ijazahnya Saya Pegang, Gitu Loh
2026-01-12 13:00:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:03
| 2026-01-12 12:26
| 2026-01-12 11:55
| 2026-01-12 10:56
| 2026-01-12 10:51










































