DEMAK, - Pemadam Kebakaran atau Damkar Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mengingatkan bahaya sengatan tawon vespa bagi manusia yang dapat berdampak serius hingga menyebabkan kematian.Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Damkar Satpol PP Demak, Endra Toga Pradana, mengatakan bahwa pada tahun 2022 kasus kematian akibat sengatan tawon vespa pernah terjadi di salah satu sekolah di Demak."Guru sama murid, yang guru meninggal terus yang murid itu masuk ICU, kritis itu di Demak sekitar 2022," kata Toga melalui sambungan telepon, Selasa sore.Baca juga: Dua Petani Diserang Tawon Vespa di Jambi, Satu Tewas dan Satu TerlukaToga menjelaskan, gejala ringan akibat sengatan satu tawon vespa umumnya menimbulkan bengkak hingga demam."Tingkat berbahaya kalau sampai menyengat, itu bengkaknya samapi lima hari terus badannya demam," terangnya.Menurut Toga, keberadaan tawon vespa masih marak di Kabupaten Demak. Dalam 11 bulan terakhir, Damkar Demak mengevakuasi 206 sarang dari laporan warga.Ia menekankan bahwa kasus kematian di sekolah menjadi pengingat penting agar masyarakat tidak menjadikan sarang tawon vespa sebagai mainan.Baik dilempari batu maupun ditusuk-tusuk kayu, tindakan itu berpotensi memicu serangan.Baca juga: Dikenal Ganas, Sarang Tawon Vespa Dievakuasi Damkar dari Gedung SD di BanyuwangiToga mengimbau masyarakat untuk melapor ke Damkar jika mendapati sarang tawon vespa di rumah atau pekarangan."Jangan dibuat main-main, dilempari, rumahnya jangan dirusak, takutnya nyerang nanti. Lapor Damkar saja," tutup Toga.
(prf/ega)
Damkar Ingatkan Bahaya Tawon Vespa, Kasus di Demak Sebabkan Guru Meninggal dan Murid Masuk ICU
2026-01-13 00:52:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:05
| 2026-01-12 23:27
| 2026-01-12 22:17










































