Industri Kripto Indonesia Masuki Fase Lebih Sehat Jelang 2026

2026-01-11 22:40:21
Industri Kripto Indonesia Masuki Fase Lebih Sehat Jelang 2026
JAKARTA, - Menjelang 2026, bursa kripto Upbit Indonesia menyoroti perubahan arah pertumbuhan industri kripto nasional yang dinilai memasuki fase lebih stabil.Penguatan regulasi, meningkatnya kualitas investor, serta dinamika global menjadi faktor utama yang membentuk lanskap industri aset kripto Indonesia ke depan.Sepanjang 2025, kinerja pasar kripto dinilai lebih sehat dan berkualitas. Aktivitas perdagangan tumbuh dengan peningkatan partisipasi pengguna, disertai selektivitas yang lebih tinggi terhadap aset kripto berbasis fundamental.Baca juga: Pasar Kripto Bergerak Variatif, Harga Bitcoin Naik Tipis ke Level 88.829,87 Dollar ASPEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.Pola investasi juga menunjukkan pergeseran, dengan semakin banyak investor menerapkan strategi holding jangka menengah dan panjang.Perubahan tata kelola turut ditopang oleh transisi pengawasan industri aset kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).Di sisi lain, kebijakan Bank Indonesia (BI) di bidang sistem pembayaran dan stabilitas keuangan digital juga memperjelas kerangka pengelolaan ekosistem aset digital di Indonesia.Upbit Indonesia memproyeksikan 2026 sebagai fase pematangan industri kripto, dengan tiga faktor utama yang akan memengaruhi dinamika pasar.Baca juga: Daftar Penyelenggara Perdagangan Aset Digital dan Kripto Berizin OJKTahun 2026 dipandang sebagai periode konsolidasi tata kelola industri, dengan fokus pada standardisasi keamanan, transparansi, dan kepatuhan pelaku usaha aset kripto.


(prf/ega)