Banjir dan Longsor di Sumut, BMKG Ingatkan Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

2026-01-11 03:27:52
Banjir dan Longsor di Sumut, BMKG Ingatkan Waspada Hujan 3 Hari ke Depan
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memperkirakan sejumlah kawasan di Sumatera Utara masih akan dilanda cuaca buruk pada Rabu .Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga termasuk wilayah yang diperkirakan mengalami hujan berintensitas ringan hingga sedang."Untuk kondisi cuaca tiga hari ke depan di Sumut diprakirakan masih hujan sedang hingga sangat lebat, terutama wilayah Pantai Barat, Lereng Barat, Kepulauan Nias, dan Pantai Timur Sumut," kata Forecaster BMKG Wilayah I Medan, Fauziah Fitri Damanik, dikutip dari Tribun Medan, Rabu pagi.Fauziah menjelaskan, tingginya curah hujan di beberapa wilayah Sumatera Utara dipicu oleh adanya sistem tekanan rendah (95B) di sekitar Selat Malaka.Baca juga: Update Banjir dan Longsor Sibolga: 5 Orang Tewas, 4 Hilang, dan 17 Rumah RusakSistem ini memicu pertemuan dan belokan angin yang signifikan di wilayah Sumatera Utara."Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara intensif. Hal ini mendukung pembentukan awan Cumulonimbus (CB) yang dapat menyebabkan hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," tuturnya."Ditambah lagi dengan kondisi kelembapan udara di wilayah Sumatera Utara terpantau sangat tinggi sehingga kondisi udara cukup basah yang semakin mendukung potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Sumatera Utara," ucap Fauziah.Ia menambahkan bahwa Sumatera Utara saat ini telah memasuki periode musim hujan.Karena itu, beberapa wilayah diperkirakan masih mengalami hujan ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.Baca juga: Banjir dan Longsor di Sibolga, Jaringan Terganggu, Warga Khawatir Tak Bisa Hubungi Keluarga"Imbauan kami kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Pantai Timur, Lereng Timur, Pegunungan, Lereng Barat, dan Pantai Barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," terang Fauziah.Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data Polda Sumut hingga Selasa , tercatat 20 kejadian bencana terdiri dari 12 tanah longsor, 7 banjir, dan 1 pohon tumbang yang tersebar di enam kabupaten/kota, yaitu Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Nias.Bencana tersebut menyebabkan 10 warga meninggal dunia, 3 orang luka-luka, dan 6 lainnya masih dalam pencarian.Selain itu, sebanyak 2.393 KK terdampak, dengan 445 warga mengungsi, sementara sejumlah akses jalan utama tertutup material longsor dan genangan banjir.Baca selengkapnya: Banjir dan Longsor Terjang Sumut: 10 Orang Tewas, 6 Hilang, 2.393 KK TerdampakBagian dalam artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Buruk di Sumut, Tapanuli Tengah dan Sibolga Masih Berpotensi Hujan, Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus


(prf/ega)