- Derbi Mataram kembali hadir di pekan ke-12 BRI Super League 2025, mempertemukan Persis Solo dan PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Sabtu pukul 19.00 WIB.Laga ini selalu menjadi sorotan karena membawa rivalitas sejarah antara dua klub dari wilayah budaya yang sama, Mataram.Namun, menjelang duel bergengsi ini, suasana di ruang ganti Persis Solo dikabarkan tengah tidak kondusif.Kiper utama Persis, Muhamad Riyandi, mengakui kondisi mental timnya masih belum stabil setelah serangkaian hasil buruk dalam lima laga terakhir.Baca juga: Persebaya Menang Comeback atas Persis Solo, Pertunjukan Karakter Bajul IjoRiyandi tidak menampik bahwa tekanan besar masih dirasakan oleh para pemain Laskar Sambernyawa.“Yang pasti secara mental kita agak sedikit tertekan. Tapi karena kita main di home, kita dapat dukungan dari suporter dan yang pasti kita sebagai pemain saling mendukung saling merangkul dan pasti kita siap untuk pertandingan itu,” ujar Riyandi saat ditemui di sela acara BRI Super League Goes to Campus di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis .Kiper timnas Indonesia itu menyebut laga di kandang sendiri menjadi momen penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.Menurutnya, dukungan penuh suporter di Stadion Manahan akan menjadi tambahan energi bagi skuad Persis untuk bangkit dari tekanan.Baca juga: Rahasia di Balik Comeback Persebaya atas Persis, Eduardo Perez Buka SuaraMeski kondisi mental sempat goyah, Riyandi memastikan persiapan tim berjalan positif dalam beberapa hari terakhir.“Dari kesiapan tim kita sangat bagus dalam beberapa hari ini, dan yang pasti insyaallah derby ini kan ditunggu-tunggu bukan hanya pemain tapi juga pecinta sepak bola di Solo dan Yogyakarta,” jelasnya.Ia menambahkan, seluruh pemain kini berfokus mempersembahkan kemenangan untuk publik Solo.Riyandi menegaskan bahwa hasil tiga poin menjadi target mutlak di laga Derbi Mataram.“Bagaimana pun kita sebagai pemain harus memberikan hasil yang terbaik apalagi kita main di kandang sendiri. Kita juga mau ngasih yang terbaik untuk suporter, ini kita pasti akan bekerja keras untuk meraih hasil maksimal 3 poin,” lanjutnya.Menghadapi PSIM Yogyakarta yang dikenal dengan permainan agresifnya, Riyandi meminta rekan-rekannya untuk menjaga konsentrasi dan komunikasi di semua lini.“Setiap pemain berbahaya, semua berbahaya jadi kita harus mengantisipasi semua,” kata Riyandi.Ia menekankan pentingnya koordinasi agar kesalahan sekecil apa pun dapat diminimalkan.“Kita harus bisa mengantisipasi serangan-serangan mereka, komunikasi antar pemain harus baik,” pungkasnya.Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul "Jelang Derby Mataram Lawan PSIM di Manahan, Suasana Ruang Ganti Persis Solo Tak Kondusif?".
(prf/ega)
Kiper Ungkap Ruang Ganti Persis Solo Tak Kondusif Jelang Derbi Mataram Lawan PSIM
2026-01-13 06:59:35
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:59
| 2026-01-13 06:39
| 2026-01-13 05:45
| 2026-01-13 04:48
| 2026-01-13 04:24










































