Polisi Semarang Bekuk 4 WNA Tiongkok: Bobol Brankas Sejumlah Pabrik, Gondol Uang Miliaran

2026-01-12 04:07:54
Polisi Semarang Bekuk 4 WNA Tiongkok: Bobol Brankas Sejumlah Pabrik, Gondol Uang Miliaran
SEMARANG, – Empat warga negara asing (WNA) asal Tiongkok diamankan Satreskrim Polrestabes Semarang usai ketahuan membobol brankas berulang kali di pabrik yang berada di kawasan industri.Aksi tersebut dilakukan di berbagai daerah, mulai dari Semarang, Ungaran, dan Klaten. Komplotan tersebut dibekuk di Kota Tegal, sekitar pukul 09.00 WIB, Senin .Sebelumnya, mereka dilaporkan memasuki Indonesia pada melalui Jakarta.Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena mengatakan pemeriksaan sempat terkendala bahasa sehingga harus mengandalkan translator.Baca juga: Gudang Ban di Kawasan Industri Terboyo Semarang Terbakar"(Pelaku) ada empat orang, laki-laki semua. Makanya nanti kalau sudah clear semua, baru kita rilis. Soalnya ini periksanya agak lama, mereka enggak bisa Bahasa Indonesia, kita pakai translator," ujar Andika saat dikonfirmasi, Selasa .Para pelaku diketahui menuju ke Semarang pada untuk melancarkan aksi pertama di sebuah pabrik di Kawasan Industri Candi Ngaliyan, Semarang dan berhasil menjarah uang tunai dari brankas.Komplotan itu juga membobol brankas di sebuah pabrik Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Kecamatan Tugu, Semarang pada dan mencuri uang dari brankas perusahaan yang dibobol.Aksi mereka tidak berhenti sampai di situ. Pelaku kembali membobol brankas dua pabrik di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, pada , namun satu aksi pembobolan gagal.Baca juga: Disabilitas Semarang Makin Mandiri, Dapat Bantuan Motor Roda Tiga Rp 45 JutaLalu mereka bergeser ke wilayah Prambanan, Klaten, pada dan berhasil membawa kabur uang dari brankas hingga Rp1 miliar.Saat ini, polisi masih mendalami kasus dan menggali fakta baru lainnya mengingat komplotan itu telah beraksi di banyak tempat.Saat ini, para pelaku telah ditahan. Pihaknya akan melakukan pendalaman mengingat mereka melakukan aksi di beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP).Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Pelajar di Semarang Bentangkan Merah Putih 1,2 Kilometer"Sudah kita lakukan penahanan, masih kita dalami dulu karena ada beberapa TKP. Kita dalami maksud dan tujuannya mereka ke Semarang, karena mereka dari luar juga, makanya kita dalami dulu. Nanti kita rilis," kata Andika.


(prf/ega)