Jakarta - Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini, angkat bicara mengenai Film Dokumenter Tambang Emas 'Ra Ritek' meraih Piala Citra FFI 2025. Capaian tersebut dinilai sebagai catatan sejarah, sebab antusiasme masyarakat terhadap karya film bertema lingkungan terus menunjukkan tren positif.Novita mengatakan, penghargaan diraih oleh industri film bukan semata pencapaian artistik. Melainkan juga bukti, adanya pesan moral dari karya pembawa aspirasi publik."Film bertema lingkungan menegaskan bahwa tingkat kemarahan masyarakat Indonesia akan eksploitasi alam sudah mendekati puncaknya. Hal ini juga membuktikan, saat ini alam sudah tidak dapat dirayu lagi," kata Novita seperti dikutip dari siaran pers, Rabu .AdvertisementSebagai anggota dewan dan pembina anak-anak muda kreatif di Trenggalek, Novita mendorong, pemerintah dapat memainkan peran dalam membersamai pelaku-pelaku Industri Kreatif di tanah air."Pemerintah harus bisa hadir khususnya dalam memberikan insentif bagi para pelaku industri kreatif di sektor film, terlebih bagi para pelaku yang membawa tema edukasi pendidikan positif dalam setiap karyanya," harap dia.Novita menyarankan, pemerintah juga perlu menciptakan ekosistem Ventura yang merata yang dikhususkan pada Industri Film. Sebab dengan bertumbuhnya karya yang apik, pelaku industri kreatif di Indonesia bisa menjadi lebih serius."Dukungan terhadap Industri Film Nasional tidak cukup berhenti pada gelontoran KUR saja. Namun butuh ekosistem pendanaan yang berkelanjutan yang dikelola secara profesional dan transparan," saran Novita.Politisi PDI Perjuangan itu percaya, Industri Kreatif punya hak yang sama dalam hal mendapatkan bantuan pendanaan Ventura seperti halnya beberapa industri manufaktur yang ada. Contohnya, Industri Kreatif (Perfilman) yang ada di Korea, India, Tiongkok, dan Thailand, pemerintahnya menyadari ada potensi dan dampak positif dari industri kreatif untuk pertumbuhan ekonomi negaranya di masa depan."Negara-negara yang berhasil melakukan ekspor film besar-besaran sudah memiliki banyak pilihan ekosistem Ventura khusus perfilman, sementara Indonesia belum ada. Pemerintah harus sadar, bahwa industri kreatif khususnya perfilman approachmentnya berbeda dengan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)," ungkap Novita.
(prf/ega)
Anggota Komisi VII Dorong Isu Lingkungan Jadi Prioritas: Alam Tak Bisa Dirayu Lagi
2026-01-12 05:06:48
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:26
| 2026-01-12 04:13
| 2026-01-12 03:57
| 2026-01-12 03:15
| 2026-01-12 02:35










































