JAKARTA, — PT KAI Commuter memastikan area parkir sepeda di Stasiun Tanah Abang tetap aman, menyusul peristiwa hilangnya sepeda milik seorang warga yang sempat viral di media sosial.VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan telah meningkatkan pengamanan di area parkir sepeda setelah kejadian tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah peristiwa serupa terulang di kemudian hari.“Kami tentunya selalu berupaya meningkatkan layanan keamanan dan kewaspadaan di area parkir sepeda yang tersedia di stasiun untuk mencegah kejadian serupa tidak terjadi kembali,” ujar Karina saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu .Baca juga: Sepeda Hilang di Stasiun Tanah Abang, KAI Commuter Kantongi Wajah PelakuKarina menjelaskan, shelter penitipan sepeda di Stasiun Tanah Abang memiliki sistem yang sama dengan fasilitas parkir sepeda di stasiun-stasiun lain. Pengamanan sepeda sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemilik masing-masing.“Shelter penitipan sepeda ini sama seperti shelter sepeda pada umumnya. Kunci pengaman sepeda harus dipersiapkan oleh masing-masing pemilik sepeda,” kata dia.Artinya, penumpang yang menitipkan sepeda di area shelter diwajibkan membawa dan menggunakan kunci pengaman secara mandiri untuk mengamankan sepeda mereka.INSTAGRAM/@asli.ini.maxtry Seorang warga yang kehilangan sepeda saat dititipkan di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi viral pada Selasa .Sebuah kiriman dibagikan oleh Maxtry Parante (@asli.ini.maxtry)Sebelumnya, seorang warga melaporkan kehilangan sepeda yang dititipkan di area parkir sepeda Stasiun Tanah Abang. Berdasarkan penelusuran, sepeda tersebut diambil oleh orang lain yang mengaku sebagai pemiliknya.Pemilik sepeda berharap kasus tersebut segera menemui titik terang. Ia juga meminta agar pengawasan di area parkir sepeda Stasiun Tanah Abang ditingkatkan demi mencegah kejadian serupa.Baca juga: Sepeda Pelanggan Dicuri, MRT Jakarta Gandeng Polisi dan Komunitas Rancang Sistem KeamananMenanggapi hal itu, Karina memastikan bahwa KAI Commuter telah melakukan penelusuran melalui rekaman kamera pengawas berbasis analitik.“Kami telah mengetahui wajah terduga pelaku dan telah dimasukkan ke dalam database,” ujar Karina saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa .Ia menegaskan, apabila terduga pelaku kembali terdeteksi oleh sistem CCTV analytics saat memasuki area stasiun, pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.“Apabila terduga pelaku terdeteksi CCTV analytics masuk ke stasiun, maka terduga pelaku akan ditindak sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” tegasnya.
(prf/ega)
Usai Sepeda Warga Hilang di Stasiun Tanah Abang, KAI Commuter Perketat Pengawasan Parkir
2026-01-12 05:04:18
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:19
| 2026-01-12 03:21
| 2026-01-12 03:08
| 2026-01-12 02:43










































