- Thailand dan Kamboja akhirnya mencapai kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri konflik bersenjata di wilayah perbatasan.Konflik Thailand dan Kamboja telah menunjukkan eskalasi yang berlangsung selama berminggu-minggu.Perjanjian ini menandai upaya serius kedua negara tetangga tersebut untuk menghentikan eskalasi kekerasan terburuk dalam lebih dari satu dekade terakhir.Kesepakatan tersebut ditandatangani pada Sabtu oleh menteri pertahanan masing-masing negara, menyusul bentrokan berkepanjangan akibat klaim teritorial yang saling tumpang tindih.Konflik ini sebelumnya menewaskan puluhan orang, memaksa evakuasi massal warga sipil, dan memicu kekhawatiran akan instabilitas kawasan Asia Tenggara.Gencatan senjata Thailand Kamboja mulai berlaku pada Sabtu siang hari waktu setempat.Dua jam setelah penerapannya, juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Laksamana Muda Surasant Kongsiri, menyatakan bahwa kesepakatan tersebut masih dipatuhi.“Sejauh ini tidak ada laporan tembakan,” ujarnya, sebagaimana dilansir Independent, Sabtu.Baca juga: Nilai Pasar Jay Idzes Lebih Mahal dari Skuad Thailand maupun MalaysiaKCNA via KNS/AFP Militer Korea Utara meledakkan jalan dan rel kereta api yang menghubungkan negara itu ke Korea Selatan, di lokasi yang tak disebutkan, pada 15 Oktober 2024. Perang Korea secara teknis masih berkecamuk karena kedua negara hanya menandatangani gencatan senjata, bukan perjanjian damai.Perjanjian gencatan senjata yang disepakati Thailand dan Kamboja memuat sejumlah poin penting sebagai upaya menghentikan konflik dan mencegah eskalasi lanjutan.Ketentuan-ketentuan ini menjadi landasan bagi kedua negara untuk menjaga stabilitas dan membangun kepercayaan di wilayah perbatasan.Berikut ini kesepakatan gencatan senjata kedua negara tersebut, di antaranya:Baca juga: Ini Kuil Kuno yang Jadi Sumber Konflik Thailand-KambojaDalam kesepakatan itu, Thailand dan Kamboja menyetujui penghentian segera seluruh aksi tempur di wilayah perbatasan.Kedua negara juga sepakat membekukan pergerakan pasukan tambahan serta melarang pelanggaran wilayah udara masing-masing untuk kepentingan militer.Selama konflik, Thailand tercatat sebagai satu-satunya pihak yang melakukan serangan udara, dengan sasaran di wilayah Kamboja hingga Sabtu pagi, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Kamboja.
(prf/ega)
Thailand dan Kamboja Resmi Gencatan Senjata, Apa Saja yang Disepakati?
2026-01-12 04:21:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:24
| 2026-01-12 04:29
| 2026-01-12 04:23
| 2026-01-12 02:56










































