Meta Gandeng Lagi Penerbit Berita, demi Konten AI yang Lebih Relevan

2026-01-12 04:45:57
Meta Gandeng Lagi Penerbit Berita, demi Konten AI yang Lebih Relevan
Ringkasan berita: - Induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram, Meta, menjalin kesepakatan baru dengan sejumlah penerbit berita. Dalam kesepakatan ini Meta menggandeng penerbit untuk mendapatkan konten berita yang relevan untuk disajikan pada pengguna chatbot Meta AI. Ketika pengguna bertanya tentang suatu hal, Meta AI nantinya akan menampilkan hasil berita yang relevan beserta tautan langsung ke sumber tersebut. Konten beritanya juga beragam, mulai dari berita global, hiburan, hingga berita terkini.  "Integrasi ini juga akan memudahkan akses informasi dengan menautkannya ke artikel, memungkinkan Anda mengunjungi situs web mitra untuk detail lebih lanjut, sekaligus memberikan nilai tambah bagi mitra sehingga mereka bisa menjangkau audiens baru," kata pihak Meta dalam pengumuman kesepakatan ini, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Meta, Selasa .Kemitraan ini dijalin demi meningkatkan kemampuan chatbot AI andalannya, Meta AI, agar lebih mampu bersaing dengan layanan sejenis seperti ChatGPT dan Google Gemini.Selain itu, kemitraan antara Meta dengan penerbit berita ini juga dinilai dapat membuat Meta AI lebih responsif, akurat, dan berimbang. Apalagi, sistem kecerdasan buatan (AI) saat ini dinilai agak kesulitan mengimbangi peristiwa real-time. Baca juga: Meta Tendang ChatGPT dan Copilot dari WhatsApp"Tujuan kami adalah meningkatkan kemampuan Meta AI dalam menyajikan konten dan informasi yang tepat waktu serta relevan dengan beragam sudut pandang dan jenis konten," ujar Meta. Sebagai tahap awal, Meta menjalin kesepakatan ini dengan penerbit berita ternama, seperti CNN, Fox News, Fox Sports, Le Monde Group, The Daily Caller, The Washington Examiner, USA Today, dan USA Today Network.Meta juga mengatakan, akan terus menambah kemitraan serta mengeksplorasi fitur baru guna meningkatkan pengalaman pengguna.Tidak dirinci bagaimana mekanisme atau nilai kesepakatan antara Meta dengan sejumlah media tadi terjalin. Yang jelas, kemitraan ini menandai kolaborasi baru antara induk Facebook dengan penerbit berita yang seringkali putus-nyambung.Facebook pernah menyediakan tab Berita di platform-nya, menyajikan berbagai berita dari bermacam penerbit, walaupun akhirnya ditutup pada tahun 2024. Baca juga: Meta Bikin Pusat Bantuan Satu Pintu, Biar Tidak Drama saat Akun FB dan IG HilangPada tahun 2022, Meta juga menyetop kompensasi yang sebelumnya diberikan kepada penerbit berita. Saat itu, raksasa media sosial ini berdalih bahwa pengguna tidak mencari berita di Facebook.


(prf/ega)