Integrasikan Riset dalam Pembangunan Daerah, Papua Barat Raih Penghargaan BRIDA Optimal 2025 dari BRIN

2026-01-12 07:07:55
Integrasikan Riset dalam Pembangunan Daerah, Papua Barat Raih Penghargaan BRIDA Optimal 2025 dari BRIN
– Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat meraih penghargaan BRIDA Optimal 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 yang diselenggarakan bersamaan dengan Forum Komunikasi Riset dan Inovasi Daerah (FKRID) di Auditorium Gedung BJ Habibie, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin .Melalui ajang itu, BRIN memberikan apresiasi BRIDA/Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Optimal 2025 kepada pemerintah daerah (pemda) yang dinilai berhasil mengintegrasikan riset dan inovasi dalam pembangunan berbasis bukti ilmiah.Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi daerah yang aktif memanfaatkan hasil kajian riset dalam perumusan kebijakan publik serta memainkan peran strategis dalam mengoptimalkan potensi dan menyelesaikan permasalahan pembangunan daerah.Baca juga: Mengapa Hasil Riset Saintek di Indonesia Kerap Berhenti di Pameran?Kepala BRIDA Papua Barat Charlie D Heatubun mewakili Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerima piagam penghargaan dari Kepala BRIN Laksana Tri Handoko serta Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN Yopi.“Penghargaan ini sangat berarti bagi BRIDA Papua Barat dan istimewa bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat karena merupakan penghargaan pertama dari organisasi perangkat daerah bagi gubernur dan wakil gubernur yang baru saja dilantik dalam masa periode jabatan kedua,” ujar Heatubun dalam keterangan resminya, Senin .Ia menambahkan, BRIDA Optimal 2025 merupakan satu-satunya penghargaan dari Tanah Papua sekaligus menjadi wakil dari Indonesia Timur yang memiliki contoh cerita sukses untuk dijadikan acuan bagi daerah lainnya di Indonesia.Sementara itu, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN Yopi menyampaikan bahwa apresiasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi wujud pengakuan atas peran penting BRIDA dan BAPPERIDA sebagai ujung tombak inovasi daerah.Baca juga: Hadapi Dinamika TKD, Mendagri Tekankan Pentingnya Efisiensi hingga Inovasi Daerah“Riset dan inovasi daerah merupakan fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan. BRIN ingin memastikan bahwa kebijakan pembangunan di daerah didasarkan pada bukti ilmiah, data, dan hasil kajian yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.Hingga 23 September 2025, telah terbentuk 252 BRIDA/BAPPERIDA di seluruh Indonesia, terdiri dari 24 di tingkat provinsi, 187 di tingkat kabupaten, dan 41 di tingkat kota.Menurut Yopi, capaian ini menunjukkan semakin kuatnya kesadaran daerah untuk menjadikan riset dan inovasi sebagai instrumen strategis dalam pengambilan kebijakan.Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 yang digelar bersamaan dengan FKRID menjadi ajang konsolidasi nasional untuk memperkuat sistem riset dan inovasi berbasis daerah dalam kerangka one national innovation system.Baca juga: Kepala Brida Papua Barat Minta KJRI Dukung Pendidikan Mahasiswa Papua di New York“Apresiasi ini menjadi refleksi bahwa banyak daerah telah bergerak maju. Mereka tidak sekadar membangun berdasarkan intuisi, tetapi berdasarkan data dan riset,” kata Yopi.BRIN berharap, BRIDA dapat menjadi pusat pengetahuan di daerah yang mendorong kebijakan inovatif dan berkelanjutan.Selain Pemprov Papua Barat, terdapat 38 provinsi dan kabupaten/kota lainnya yang menerima apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 dari BRIN.


(prf/ega)