SOLO, - Menjelang musim hujan 2025–2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meningkatkan penertiban bangunan liar di atas drainase.Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir dan genangan air di wilayah Kota Bengawan.Wali Kota Solo, Respati Ardi, meninjau pembangunan Kolam Retensi Simpang Joglo, Solo, Selasa , dan menegaskan pentingnya menjaga saluran air tetap bersih dan lancar.“Beberapa waktu lalu saat terjadi hujan lebat, alhamdulillah wilayah ini sudah tidak terdampak parah. Kami terus melakukan penataan, mengembalikan kondisi seperti semula. Yang terpenting, tidak ada lagi genangan air,” ujar Respati.Respati mengakui masih banyak bangunan liar yang berdiri di atas drainase di Solo.Baca juga: Bekas SD Disulap Jadi Kantor Kelurahan Banjarsari Solo, Progres Capai 85 PersenPemkot mendorong warga untuk bersedia pindah secara sukarela melalui pendekatan humanis.“Terkait bangunan liar di atas drainase, jumlahnya memang cukup banyak. Kami melakukan pendekatan humanis melalui sosialisasi dan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya saluran air yang bersih dan terbuka,” jelasnya.Ia juga mengimbau warga agar memiliki tenggang rasa terhadap kepentingan umum.“Mohon dicek apakah bangunan tersebut merugikan kepentingan umum atau tidak,” tegas Respati.Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo, Nur Basuki, menjelaskan proses penertiban dilakukan bersama Satpol PP sebelum pembangunan kolam retensi dan saluran drainase dimulai.“Penertiban dilakukan dengan Satpol PP. Sebelum kegiatan pembangunan dimulai, penertiban dilakukan terlebih dahulu, baru setelah itu DPU masuk mengerjakan,” jelas Basuki.Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan risiko banjir di Solo, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga saluran air tetap bebas dari bangunan liar.
(prf/ega)
Solo Intensifkan Penertiban Bangunan di Drainase Antisipasi Banjir
2026-01-12 10:34:08
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:00
| 2026-01-12 09:09
| 2026-01-12 07:55










































