- Gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang Jepang pada Senin pukul 23.15 waktu setempat.Sebagai respons, otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami yang diperkirakan akan menghantam pesisir timur laut dengan gelombang setinggi 3 meter.Namun, pada Selasa , peringatan tsunami tersebut akhirnya dicabut. Tsunami sering kali menjadi ancaman setelah gempa besar, karena gelombang ini bisa memperburuk dampak kerusakan yang terjadi.Sebagai negara yang juga terletak di Ring of Fire, Indonesia memiliki kerentanannya terhadap bencana gempa dan tsunami.Lantas, apa saja dampak yang bisa ditimbulkan dan bagaimana mitigasi yang tepat untuk menghadapi bencana ini?Baca juga: Mitigasi Tsunami: Struktural dan NonstrukturalMelansir dari laman Weather.gov, tsunami merupakan gelombang dengan periode yang sangat panjang dengan 20-250 mil dari puncak ke puncak dan 15-75 menit dari puncak ke puncaknya. Menurut United States Geological Survey (USGS), tsunami terbentuk karena beberapa kejadian seperti:Berdasarkan karakteristik dan pemicunya, gelombang tsunami berbeda dengan gelombang laut biasa yang dihasilkan angin dan badai. Sebagian besar gelombang yang diciptakan tsunami tidak "pecah" seperti ombak yang sering terjadi di pantai. Saat tsunami mendekati pantai, gelombang bergerak seperti pasang yang sangat cepat dan menjangkau daratan lebih jauh dibanding ombak basa. Bahkan tsunami kecil, misalnya setinggi 6 kaki atau 183 cm, dapat menyebabkan arus kuat dan cukup untuk membuat seseorang jatuh.Karena interaksinya yang kompleks dengan pantai, tsunami dapat terjadi selama berjam-jam.Dilansir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, berikut jenis-jenis tsunami:Baca juga: Begini Arti Status Awas, Siaga, dan Waspada saat TsunamiGuna menjaga keselamatan diri dan orang-orang terdekat, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan.Melansir dari laman resmi BPBD Yogyakarta, berikut langkah yang bisa dilakukan:Baca juga: Tsunami: Penyebab, Daerah Rentan, dan Langkah Penyelamatan DiriMeski tsunami terjadi tiba-tiba, gelombang ini tidak datang setiap saat. Masyarakat tetap dapat menikmati waktu di pantai sekaligus tetap waspada.Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan jika tsunami terjadi:Jika Terjadi Gempa di PantaiJika Anda Berada di LautWaspadai Gelombang Setelah Tsunami PertamaJika Sedang BerkendaraIkuti Pemberitahuan dan Waspadai Informasi yang Tidak JelasUtamakan Keselamatan Diri Sebelum BarangBaca juga: 6 Tahapan Proses Terjadinya Tsunami, Dari Dasar Laut hingga ke DaratanSetelah tsunami, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk memastikan keselamatan dan memulihkan diri:Dengan langkah-langkah tersebut, kita dapat lebih siap dalam menghadapi potensi tsunami dan meminimalisir dampaknya.Baca juga: Gempa Bumi Bawah Laut, Faktor Utama Penyebab Tsunami
(prf/ega)
Mengenal Tsunami akibat Gempa Besar, Ini Langkah-langkah Mitigasinya
2026-01-12 06:36:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:53
| 2026-01-12 06:44
| 2026-01-12 05:11
| 2026-01-12 05:01
| 2026-01-12 04:47










































