Ricuh, Anggota Parlemen Meksiko Jambak-jambakan di Ruang Sidang

2026-02-04 10:25:57
Ricuh, Anggota Parlemen Meksiko Jambak-jambakan di Ruang Sidang
Sekelompok anggota parlemen wanita di Kongres Mexico City, ibu kota Meksiko, terlibat perkelahian fisik saat berdebat di ruang sidang pada Senin (15/12) waktu setempat. Terekam kamera yang menyiarkan langsung, para anggota parlemen wanita saling menjambak rambut dan saling memukul satu sama lain.Perkelahian itu, seperti dilansir AFP, Selasa (16/12/2025), terjadi setelah sekelompok anggota parlemen wanita dari Partai Aksi Nasional (PAN), kubu oposisi yang beraliran sayap kanan, bergerak mendekati podium utama parlemen untuk memprotes aturan yang diduga dilanggar oleh Partai Morena, yang beraliran sayap kiri.Partai Morena memegang kendali mayoritas dalam parlemen Mexico City.Perdebatan di parlemen itu, menurut laporan media lokal Meksiko, melibatkan reformasi badan pengawas transparansi pemerintah kota Mexico City.Video dari insiden tersebut menunjukkan situasi kacau ketika setidaknya lima anggota parlemen wanita dari kedua partai berdebat sengit, dengan beberapa anggota saling menyikut, saling menampar, dan saling menarik rambut atau menjambak rambut.Selama perkelahian terjadi, para anggota parlemen dari Partai Morena berupaya untuk secara fisik menyingkirkan para anggota parlemen dari PAN dari podium, meskipun mereka menolak untuk pindah tempat."Kami naik ke podium secara damai, tanpa menyentuh siapa pun, dan keputusan yang dibuat oleh kelompok legislatif mayoritas dan sekutu-sekutunya adalah untuk mencoba merebut kembali kendali dewan melalui kekerasan," kata salah satu ajudan perwakilan PAN, Andres Atayde, dalam konferensi pers usai insiden itu. Daniela Alvarez, salah satu anggota parlemen dari PAN yang mendekati podium, mengatakan kepada wartawan: "Ini bukan hanya vulgar, bukan hanya agresif, tetapi juga menyedihkan bahwa ini merupakan partai mayoritas yang berkuasa di kota ini."Setelah perkelahian itu, menurut laporan yang diunggah Kongres Mexico City ke media sosial, para anggota parlemen dari PAN meninggalkan ruang sidang dan mayoritas anggota parlemen dari Partai Morena melanjutkan debat tanpa kehadiran partai oposisi."Yang sangat mengkhawatirkan kami adalah bagaimana oposisi secara sistematis menggunakan kekerasan alih-alih argumen, karena tidak mampu berdebat," kata juru bicara Partai Morena, Paulo Garcia, saat berbicara kepada televisi lokal Milenio.Lihat juga Video 'Pesawat Cessna Jatuh di Meksiko, Sedikitnya 6 Orang Tewas':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-04 09:25