JAMBI, – Keluarga EY (37), dosen perempuan yang dibunuh dan diduga diperkosa oleh Bripda W, anggota Propam Polres Tebo, Polda Jambi, meminta keadilan.Adik kandung EY, Anis, meminta agar Bripda W mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya."Kami meminta supaya yang pelaku yang menghilangkan nyawa kakak saya dengan keji supaya diberikan hukuman yang setimpal, yang seadil-adilnya," kata Anis melalui pesan singkat, Rabu .Anis menyebut, pihak keluarga masih sangat terpukul atas peristiwa ini. Mereka tak pernah menduga sosok EY, yang dikenal baik dan murah hati, meninggal dengan cara sadis."Kami berharap Polres dengan cepat menyelesaikan perkara ini," tambah Anis.Pihak keluarga, termasuk ibu EY yang saat ini sakit, mengaku sudah mengikhlaskan kepergian EY, tetapi menegaskan hukum harus ditegakkan."Kami hanya memohon keadilan yang seadail-adilnya," kata Anis.Baca juga: Polisi Pembunuh dan Pemerkosa Dosen Perempuan di Jambi Dijerat 4 PasalKapolres Tebo, AKBP Natalena Eko Cahyono, menjelaskan Bripda W sengaja membawa kabur mobil, motor, iPhone, dan perhiasan EY untuk menyamarkan pembunuhan sebagai perampokan."Sehingga dia mengambil harta benda korban, dengan tujuan mengaburkan peristiwa sebenarnya, menjadi seakan-akan terjadi perampokan," kata Natalena kepada wartawan, Selasa .Setelah membunuh EY, W berupaya mengaburkan lokasi kejadian dengan mengepel lantai. Ia pertama kali membawa motor Honda PCX korban, yang diletakkan di parkiran RS Hanafie Muaro Bungo, kemudian kembali ke rumah korban untuk mengambil mobil.Akun TikTok @anisa b Tangkapan layar percakapan Bripda W dengan Anisa, adik kandung EY, dosen di Muaro Bungo, Provinsi Jambi yang tewas dibunuh.Pelaku datang mengenakan wig untuk menyamarkan wajah."Kenapa pakai wig menghindari wajah pelaku dikenali," kata Natalena. Tetangga korban sempat melihat seseorang keluar rumah dengan ciri rambut gondrong.Setelah merasa aman, W kembali ke kontrakannya. Polisi menangkap Bripda W di kosannya di Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, pada Minggu , tidak lama setelah EY ditemukan tewas.
(prf/ega)
Polisi Bunuh dan Perkosa Dosen di Jambi, Adik Korban Desak Hukuman Maksimal untuk Bripda W
2026-01-11 03:20:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:58
| 2026-01-11 03:52
| 2026-01-11 03:29
| 2026-01-11 03:21
| 2026-01-11 02:17










































