Australia Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Medsos, Ini 7 Dampak Positifnya

2026-01-11 03:18:51
Australia Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Medsos, Ini 7 Dampak Positifnya
- Australia resmi mulai menerapkan larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun pada Rabu .Dikutip dari Australian Government, aturan ini diberlakukan setelah pemerintah mengesahkan Online Safety Amendment (Social Media Minimum Age) Act 2024, yaitu undang-undang yang menetapkan batas usia minimum untuk mengakses platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan Snapchat.Kendati begitu, penerapan larangan baru berjalan penuh pada akhir 2025.Australia adalah negara pertama yang melarang remaja di bawah 16 tahun untuk menggunakan media sosial.Selama ini sebagian besar platform media sosial telah menetapkan usia minimal 13 tahun untuk membuat akun.Ketentuan tersebut merujuk pada Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA) di Amerika Serikat, yang melarang perusahaan mengumpulkan data pribadi anak di bawah 13 tahun tanpa persetujuan orangtua.Namun di Australia, pemerintah mewajibkan seluruh platform media sosial untuk menaikkan batas usia minimal menjadi 16 tahun bagi pengguna anak.Baca juga: Mengapa Ada Orang yang Mudah Percaya Orang Asing di Medsos?Salah satu tujuan kebijakan ini ialah melindungi kesehatan mental remaja dari berbagai risiko penggunaan media sosial, mulai dari paparan konten tidak sesuai usia hingga tekanan sosial di dunia maya.Lalu, apa saja ya dampak positif jika remaja tidak menggunakan media sosial? Berikut rangkumannya.Tanpa media sosial, anak-anak hingga remaja mampu membangun hubungan yang lebih sehat dengan teman-temannya, bukan hanya sekadar interaksi virtual."Dengan begitu, mereka memiliki teman yang nyata, bukan hanya teman di dunia maya,” jelas Psikolog Ratih Ibrahim dikutip dari pemberitaan Kompas.com sebelumnya.Hubungan tatap muka semacam ini membantu anak belajar bersosialisasi dengan lebih baik sekaligus memperluas jaringan pertemanan di lingkungan nyata.Baca juga: Pentingnya Bersikap Bijak Saat Melihat Teman Berkomentar Buruk di MedsosMedia sosial cenderung membuat anak mudah membandingkan diri dengan standar yang tidak realistis.Tanpa paparan konstan, anak dapat tumbuh dengan rasa percaya diri yang lebih stabil."Buat saya tidak masalah, malah benar. Supaya apa? Agar anak-anak tumbuh sebagai anak-anak, fokus bertumbuh, dan belajar secara wajar," kata Psikolog Ratih.Dok. Freepik/Freepik Ilustrasi perempuan menggunakan ponsel.


(prf/ega)