JAKARTA, — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan swasembada pangan, khususnya beras, sebagai salah satu prioritas utama.Dalam sejumlah rapat terbatas dan pernyataan resmi sepanjang 2024–2025, pemerintah menegaskan target kemandirian pangan dalam waktu dekat dan menyiapkan kebijakan besar, termasuk perluasan lahan hingga jutaan hektare dan penguatan cadangan beras pemerintah.Pernyataan itu bukan sekadar retorika.Baca juga: Kementan Capai Swasembada Beras 2025, Guru Besar Unila: Jaga KonsistensiSHUTTERSTOCK.com/JET ROCKKKK Ilustrasi pertanian.Data produksi dan stok tahun 2025 menunjukkan adanya lonjakan yang memberi harapan, namun juga memunculkan pertanyaan tentang keberlanjutan dan perbaikan struktur produksi.Ada beberapa data terkait luas panen padi, produksi padi, dan produksi beras nasional yang dirilis pemerintah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Senin , menurut hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) September 2025, realisasi panen padi pada September 2025 sebesar 1,13 juta hektare. Angka ini naik sekitar 0,10 juta hektare atau 10,14 persen dibandingkan September 2024 yang mencapai 1,03 juta hektare.Sementara itu, potensi luas panen padi pada Oktober–Desember 2025 diperkirakan sebesar1,90 juta hektare.Baca juga: Menko Zulhas Ungkap Strategi Wujudkan Swasembada Beras Hanya dalam Setahun
(prf/ega)
Target Swasembada Beras: Produksi Melonjak dan Tantangan Struktural
2026-01-12 05:47:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:28
| 2026-01-12 05:00
| 2026-01-12 04:31
| 2026-01-12 04:21










































