PM Jepang Berjam-jam Pilih Baju untuk KTT G20, Bingung Mau Pakai Apa

2026-01-12 05:56:51
PM Jepang Berjam-jam Pilih Baju untuk KTT G20, Bingung Mau Pakai Apa
JOHANNESBURG, - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengaku sempat kebingungan memilih busana sebelum berangkat ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Afrika Selatan pada akhir pekan lalu.Dalam unggahan di platform X, seperti dikutip dari The Mainichi, Minggu , Takaichi menyampaikan bahwa proses memilih pakaian untuk agenda internasional itu lebih menyita waktu dari yang ia perkirakan.“Saya sebenarnya sudah menyiapkan pakaian sehari sebelum berangkat ke Afrika Selatan,” tulis Takaichi.Baca juga: PM Jepang-China Cuek-cuekan di KTT G20, Tak Saling SapaNamun, ia menyadari bahwa pilihan busana untuk forum diplomatik kelas dunia bukan perkara sepele.“Tampaknya saya harus membeli pakaian yang bisa membuat saya unggul dalam negosiasi diplomatik, meski harus memaksakan diri,” tulisnya, sembari mengeluh di akhir unggahannya.Perhatian publik terhadap penampilannya sempat muncul dalam sidang parlemen Jepang pada 14 November 2025.Saat itu, Sekretaris Jenderal Partai Sanseito, Hiroshi Ando, meminta Takaichi mengenakan pakaian berbahan terbaik hasil karya perajin unggulan Jepang.Menanggapi komentar tersebut, Takaichi menjawab secara terbuka melalui X. Ia mengaku tidak memiliki busana seperti yang dimaksud Ando, tetapi menilai komentar itu ada benarnya.Baca juga: Boikot AS di KTT G20 Johannesburg dan Ujian MultilateralismeAFP/POOL/LEON NEAL Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyapa Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di sela-sela KTT G20 di Nasrec Expo Centre, Johannesburg, Afrika Selatan, 22 November 2025.Ia pun meluangkan waktu berjam-jam memilih pakaian yang menurutnya tidak tampak murah, tetapi juga tidak membuatnya diremehkan di forum internasional.Akhirnya, ia memutuskan memakai pakaian dari koleksi pribadi yang sudah ia miliki.Dikenal sebagai politikus konservatif, Takaichi kerap terlihat mengenakan busana berwarna biru.Warna tersebut disebut-sebut sebagai bentuk kekagumannya pada mendiang Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher, yang juga identik dengan warna biru sebagai simbol ketegasan.Sanae Takaichi resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang sejak 21 Oktober 2025. Ia merupakan perempuan pertama yang memimpin Jepang dalam sejarah modern.Baca juga: G20 Afrika Selatan Berakhir, Boikot AS Bikin Serah Terima Presidensi Jadi CanggungSumber: Kompas.com (Penulis: Danur Lambang Pristiandaru | Editor: Danur Lambang Pristiandaru)


(prf/ega)