TANGERANG SELATAN, – Ketua RT 17 RW 8 Pondok Kacang Prima, Nendi (63), mengatakan, tanggul kali yang jebol pada Jumat hanya ditutupi dengan tanah galian proyek, bukan karung pasir seperti standar penguatan sementara."Pas pengerjaan, tanggul itu hanya ditutupin sama kerukan dari fondasi itu. Belum ada karung pasir waktu itu," ujar Nendi saat ditemui Kompas.com di Pondok Kacang Prima, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin .Tanggul yang jebol sepanjang enam meter itu merupakan bagian dari proyek perbaikan yang masih berjalan.Baca juga: Sebelum Jebol, Warga Sempat Lihat Rembesan Air di Tanggul Pondok Kacang PrimaNamun, sebelum jebol, tanggul hanya diperkuat dengan tanah hasil galian fondasi. Karung berisi pasir baru dikirim oleh pemerintah daerah setelah banjir terjadi."Karung pasir itu setelah ada banjir, baru deh datang malemnya tuh dari Pemda, kurang lebih jam satu malem baru dikirim karung-karung itu," kata dia.Melihat hal itu, Nendi mengaku sangat menyayangkan atas pengerjaan proyek perbaikan tanggul itu.Pasalnya, Nendi menilai ada kelalaian selama pengerjaan itu berlangsung.Bukan hanya soal tanggul sementara saja, tetapi soal waktu yang dinilai terlalu lama serta kondisi cuaca saat pengerjaannya."Kalau kemarin disiapkan karung pasir dan lain-lain, mungkin air cuma sampai jalan, enggak sampai ke rumah warga,” ucap Nendi.Hal serupa juga dirasakan oleh warga lainnya, Putra (49), yang rumahnya berada tepat di depan lokasi tanggul jebol.Tanggul sementara yang digunakan, yakni tanah, dinilai tidak kuat menahan derasnya aliran air."Jadi tanggul sementaranya itu enggak kuat karena hujan deras, air terus meluap, jadi tanggul sementaranya kalah terus jebol,” kata Putra.Baca juga: Tanggul Jebol Belum Selesai Diperbaiki, Warga Pondok Kacang Prima WaswasPutra berharap pemerintah dapat mempercepat penyelesaian proyek perbaikan tanggul agar kejadian serupa tidak terulang di tengah musim hujan.“Harapannya tanggul bisa cepat diselesaikan, karena posisinya lagi musim hujan. Kita khawatir ada banjir susulan lagi,” kata dia.Diketahui, perbaikan tanggul kali di Pondok Kacang Prima sudah berlangsung sejak 23 Agustus 2025.Namun, tanggul yang diperbaiki sepanjang 180 meter itu belum diketahui kapan selesainya.Akibatnya, saat musim hujan tiba, tanggul sementaranya jebol sehingga sekitar 60 persen rumah warga di lingkungan RT 17 terendam banjir dengan ketinggian 60 sentimeter.Air juga disebut mulai masuk sekitar pukul 19.00 WIB dan baru surut menjelang tengah malam.Kompas.com masih berupaya menghubungi pihak Pemkot Tangsel terkait progres perbaikan tanggul tersebut.Baca juga: Warga Sebut Banjir di Jati Padang Kali Ini Terparah Sejak Tanggul Baswedan Dibangun
(prf/ega)
Warga: Tanggul di Pondok Kacang Prima yang Jebol Hanya Ditutupi Tanah Galian
2026-01-12 05:56:01
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:10
| 2026-01-12 05:28
| 2026-01-12 04:22










































