KEBUMEN, — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kebumen Kemala Bhayangkari Polres Kebumen menerapkan prosedur ketat sebelum menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dibagikan ke murid.Di dapur yang terletak di Desa Winong, Kecamatan Mirit ini, terdapat tahapan untuk menguji keamanan makanan.Polres Kebumen menerapkan standar ketat. Sebelum disajikan kepada anak-anak, setiap menu wajib melewati uji cepat (rapid test) kelayakan dan komposisi gizi oleh tim kesehatan Polres.Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri meninjau langsung proses pemeriksaan tersebut.“Kami ingin memastikan setiap makanan yang diterima anak-anak benar-benar aman dan bergizi,” ujar AKBP Eka Baasith dalam keterangan resminya pada Kamis .Baca juga: 3 Tahun Warga Akses Terputus, Jembatan Weton Kulon di Kebumen Akhirnya Rampung DibangunMenurutnya, pemeriksaan itu bukan sekadar formalitas. Proses dimulai dari uji organoleptik, yaitu pemeriksaan menggunakan pancaindra terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur makanan.Dari uji ini, petugas dapat mendeteksi tanda-tanda awal kerusakan seperti bau asam, rasa tidak normal, atau tekstur lembek yang menandakan kontaminasi.Setelah lolos uji organoleptik, makanan diuji lagi secara kimia sederhana untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya seperti formalin, sianida, arsenik, dan nitrit.Formalin, misalnya, kerap disalahgunakan sebagai pengawet tahu atau ikan agar tahan lama.Padahal, bahan ini berisiko tinggi bagi kesehatan.Begitu pula dengan sianida yang merupakan racun akut, serta arsenik yang bisa mencemari bahan pangan melalui air atau tanah.Baca juga: BNPB Ingatkan Warga Kebumen Waspadai Gempa dan Tsunami, Tekankan KesiapsiagaanNitrit berlebih juga bisa berubah menjadi senyawa nitrosamin, penyebab kanker.“Tes ini penting untuk menjamin bahwa makanan yang dikirim ke sekolah-sekolah benar-benar bebas dari bahan kimia berbahaya,” tegas Kapolres.Ia menambahkan, pengawasan mutu menjadi bagian dari komitmen Polres Kebumen dalam mendukung program MBG.Baca juga: Curhatan Murid di Kebumen, Sering Ngempet Jajan Sebelum Ada MBGMelalui dapur SPPG yang dikelola Polres Kebumen, setiap porsi makanan dipastikan memenuhi standar gizi, higienis, dan aman untuk dikonsumsi."Dengan langkah ketat ini, Polres Kebumen berharap setiap suapan yang diterima anak-anak bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan dan memberikan jaminan keamanan pangan bagi generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
(prf/ega)
Menu MBG Diperiksa Ketat, SPPG di Kebumen Terapkan Uji Formalin hingga Sianida
2026-01-12 07:23:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:31
| 2026-01-12 07:22
| 2026-01-12 06:47
| 2026-01-12 05:56
| 2026-01-12 05:40










































