SEMARANG, - Keluarga korban melalui kuasa hukumnya meminta agar handphone, laptop, dan CCTV yang berkaitan dengan kematian Dwinanda Linchia Levi atau DLV (35) dapat diungkap.Seperti diketahui, Levi merupakan dosen muda yang ditemukan meninggal di sebuah penginapan di Semarang pada Senin . Korban ditemukan meninggal dalam keadaan tanpa busana.Selain itu, juga ada sosok AKBP Basuki yang diketahui berada di dalam satu kamar korban.Kastubi, senior sekaligus kuasa hukum korban, mengaku belum puas dengan hasil penyelidikan pihak kepolisian selama ini."Karena ada handphone dan CCTV yang belum diuji secara forensik," ujarnya.Baca juga: AKBP Basuki Dipatsus 20 Hari, Diduga Terlibat Satu KK dengan Dosen Untag Semarang yang Tewas di HotelMenurutnya, isi berkas yang ada di handphone, laptop, dan CCTV lokasi kejadian penting diungkap untuk mengetahui adanya dugaan intimidasi kepada korban."Kalau bentuknya intimidasi dan menyebabkan tekanan darah tinggi, apakah itu bisa menyebabkan nyawa itu hilang?" lanjut dia.Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa dalam waktu dekat KKEP akan melakukan sidang untuk kasus Basuki.Namun, dia belum bisa membocorkan jadwal pastinya sidang tersebut. "Ya nanti kan dilihat dari hasil sidang," kata Artanto.Adapun sanksi yang bakal didapatkan oleh Basuki, menurut Artanto, bisa berbeda-beda sesuai fakta hasil persidangan oleh KKEP."Karena dari sidang kode etik itu ada putusan yang paling berat PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat), penundaan pangkat, kemudian demosi, dan sebagainya," terangnya.Artanto juga tak membantah adanya hubungan intens antara Basuki dan korban."Yang jelas mereka ada komunikasi dan intens. Menurut pengakuan yang bersangkutan dari tahun 2020," kata Artanto.Oleh karenanya, Basuki diduga telah melakukan pelanggaran berupa tinggal bersama korban tanpa ikatan perkawinan yang sah."Ini merupakan suatu pelanggaran berat dari kode etik profesi polisi, karena berkaitan dengan kesusilaan dan perilaku di mata masyarakat," ujarnya.
(prf/ega)
Curigai Ada Intimidasi, Keluarga Dosen Perempuan yang Tewas di Semarang Desak Forensik HP, Laptop, dan CCTV
2026-01-12 06:39:03
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:12
| 2026-01-12 06:51
| 2026-01-12 06:45
| 2026-01-12 06:40










































