Keuskupan Agung New York Jual Tanah buat Ganti Rugi Korban Pelecehan

2026-01-11 23:16:53
Keuskupan Agung New York Jual Tanah buat Ganti Rugi Korban Pelecehan
- Keuskupan Agung New York berencana menjual lahan yang di atasnya dibangun hotel mewah Lotte New York Palace. Lahan ditawarkan kepada pemilik hotel tersebut dengan nilai fantastis mencapai 490 juta dollar AS.Melansir New York Post, Selasa , langkah ini ditempuh untuk menghimpun dana kompensasi bagi para korban pelecehan seksual yang melibatkan oknum imam dan anggota gereja.Kabar kesepakatan penjualan ini mencuat hanya beberapa hari setelah Keuskupan Agung menyatakan kesediaannya menegosiasikan penyelesaian kasus bagi sekitar 1.300 orang yang mengajukan tuduhan pelecehan seksual terhadap anak.Dari proses tersebut, gereja menargetkan penggalangan dana sekitar 300 juta dollar AS untuk menutup biaya penyelesaian.Hotel Lotte New York Palace yang beralamat di 455 Madison Avenue berdiri di atas lahan milik Keuskupan Agung dan selama ini tercatat sebagai salah satu aset properti paling bernilai dalam portofolio gereja.Meski demikian, sampai hari ini, perwakilan pihak hotel belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana transaksi tersebut.Baca juga: Mal Bergaya New York Ramaikan Gading Serpong, Investasi Rp 350 MiliarKeuskupan Agung menjelaskan, sebagian hasil penjualan lahan akan langsung dialokasikan ke dana kompensasi korban. Sementara itu, sisa dana akan digunakan untuk melunasi pinjaman yang sebelumnya diambil guna membiayai penyelesaian kasus-kasus serupa.Selain itu, dana tambahan sebesar 100 juta dollar AS juga akan berasal dari penjualan bekas kantor pusat Keuskupan Agung di 1011 First Avenue.Penjualan properti tersebut telah diumumkan pada 2024 dan direncanakan dialihfungsikan menjadi kawasan perumahan di wilayah East Side, Manhattan.Penjualan aset real estat tidak menjadi satu-satunya strategi penggalangan dana. Keuskupan Agung juga menyatakan akan melakukan efisiensi internal, termasuk pengurangan jumlah staf dan pemangkasan anggaran operasional hingga 10 persen.Langkah-langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menyeluruh untuk memenuhi kewajiban moral dan finansial kepada para korban.Dalam surat terbuka yang dirilis pada Senin lalu, Kardinal Timothy Dolan kembali menyampaikan permohonan maaf atas kasus pelecehan seksual yang mencoreng institusi gereja.Baca juga: Dari New York hingga Serpong, Ini Tawaran Properti Berkonsep SOHO"Seperti yang telah berulang kali kami akui, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di masa lalu telah mempermalukan Gereja kita," tulis Dolan.“Saya sekali lagi memohon pengampunan atas kegagalan mereka yang mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada mereka dengan gagal menyediakan keselamatan bagi kaum muda kita," ucapnya lagi.Keuskupan Agung berharap langkah-langkah tersebut dapat mempercepat proses penyelesaian bagi para korban, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan kepercayaan publik terhadap Gereja Katolik di Amerika Serikat.


(prf/ega)